LAMPUNG UTARA – Penyebab salah satu terhambatnya 10 bulan pembayaran jasa pelayanan para tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu, dikarenakan sepinya pasien akibat sering Kekosongan obat, dan kondisi keuangan untuk operasional rumah sakit.
Hal itu dikatakan direktur rumah sakit umum Daerah HM Ryacudu Kotabumi dr. Aida Fitriah S. Saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (9/10/2023)
Dikatakan dr. Aida, menyambung dari kondisi tadi ( RSUD Ryacudu Sepi Pasien karena sering Kekosongan obat) jadi jasa pelayanan itu, dalam perbub nya menyatakan bahwa maksimal sebesar besarnya 60 persen dari pendapatan rumah sakit, setelah memperhitungkan tetap dengan memperioritaskan kesinambungan pelayanan.
Jadi kami di management karena memang pendapatan sekarang dengan jumlah pasien yang sedikit saya bersama teman teman management harus pandai memilah bagaimana caranya agar obat tetap tidak kosong, supaya tetap berlangsung pelayanan, tutur dr. Aida yang didampingi dr Cholif
” Jadi ya itu, kita mengantisipasinya secara bergantian, jadi kalau bulan ini kita cukup mencicil obat ya kita cicil obat, bulan berikutnya kita mencicil bahan medis abis pakai dan sebagainya, jadi baru bulan berikutnya baru kita bayar jaspel,” terangnya
Jadi bergantian, jadi tidak bisa semua nya itu dengan kondisi seperti ini harus dibayarkan semua dalam 1 bulan itu, bukan terabaikan, karena yang sering menjadi masalah buat kita justru kekosongan obat dan bahan medis abis pakai. Jelasnya
Masih kata dr. Aida, kalau itu kita berhentikan karena untuk bayar jasa pelayanan, akhirnya otomatis sama saja, ga ada pelayanan dibawah, ga bisa, jadi mungkin itu yang menyebabkan jasa pelayanan kita terhambat.
Untuk menyikapimya, ya pertiga bulan ini, jadi sebenarnya kemarin itu terakhir kita membayarnya itu dibulan Juli, itu menyelesaikan utang jaspen 2022, hingga mungkin sekarang yang akan kita bayarkan dibulan berikutnya adalah untuk jaspel bulan Januari.
” Jaspel itu kan hak temen temen, ya akan menjadi PR buat kita dan saya juga. Ya itu dalam 1 bulan itu harus, bisa memilah mana yang harus diprioritaskan, dan janji saya dibulan ini adalah jaspel, dan pendapatan bulan berikutnya saya nyicil obat lagi,” pungkasnya (Ek)
















Discussion about this post