Lampung Utara, Translampung.Id — Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penguatan Digitalisasi Pembelajaran dan STEAM bagi Pendidik PAUD di Aula Nesa SMK Negeri 1 Kotabumi, Senin 26 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 26 – 27 oktober 2026 tersebut di ikuti oleh 100 pendidik PAUD sel Lampung Utara
Dalam laporan nya Kabid PAUD dan PNF Yeni Sulistina menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini, sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi digital dan pendekatan STEAM dalam proses pembelajaran.
Jelas Yeni, STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan *Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics* atau sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika. Pendekatan ini mendorong anak untuk belajar melalui kegiatan bermain, bereksplorasi, bereksperimen, berkreasi, serta memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Tuturnya
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara, Sukatno, SH, MH, yang diwakili oleh Sekretaris Disdik, Tuti Rospasari, MPd menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berkarakter.
Menurutnya, pendidik PAUD perlu terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan hakikat pembelajaran anak usia dini, yaitu belajar melalui bermain.
“Digitalisasi pembelajaran bukan sekadar menggunakan teknologi, tetapi bagaimana teknologi dapat memperkaya pengalaman belajar anak. Sementara itu, pendekatan STEAM mengajak anak belajar melalui bermain, bereksplorasi, bereksperimen, berkreasi, dan memecahkan masalah sederhana,” tuturnya
Ia juga menekankan bahwa teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan menggantikan peran pendidik, interaksi langsung, aktivitas fisik, maupun eksplorasi lingkungan yang penting bagi tumbuh kembang anak.
Kami berharap, melalui bimbingan teknis ini, para peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh di satuan PAUD masing-masing.
“Jangan sampai kita selesai mengikuti pelatihan hanya membawa sertifikat, tetapi tidak membawa perubahan. Mari kita buktikan bahwa pendidik PAUD Lampung Utara mampu menjadi pendidik yang kreatif, adaptif, dan inspiratif,” tegasnya
Diketahui , Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Arika Novrani, SPSi, MA dan Lista Apriliani, SPd, MPd dari Tim Pembelajaran dan Penilaian Direktorat PAUD, Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Selama kegiatan, peserta akan memperoleh penguatan materi mengenai digitalisasi pembelajaran, pemanfaatan media dan sumber belajar digital, konsep serta penerapan STEAM di PAUD, dan pengembangan aktivitas bermain yang kontekstual sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Kegiatan juga diarahkan untuk memberikan pengalaman praktik agar pendidik dapat mengembangkan rancangan pembelajaran yang aplikatif dengan memanfaatkan teknologi maupun bahan-bahan sederhana di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara berharap para pendidik dapat mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih variatif, menarik, dan berpusat pada anak. Peserta juga diharapkan mampu berbagi praktik baik dengan rekan pendidik sehingga manfaat kegiatan dapat meluas ke satuan PAUD lainnya.
Penguatan kompetensi pendidik melalui digitalisasi pembelajaran dan pendekatan STEAM menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Lampung Utara.
Dengan pendidik yang terus belajar dan berinovasi, diharapkan anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sebagai bekal untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kompetensi pendidik dan kualitas pembelajaran guna mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas bagi seluruh anak. (Ek)



















Discussion about this post