Lampung Utara, Translampung.Id — Dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten Lampung Utara menggelar lomba bertutur tingkat sekolah dasar dan MI se lampung Utara, di gedung pusiban agung Kotabumi, Rabu 21 Oktober 2026.
Lomba yang dibuka Bupati Lampung Utara diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Dra. Sri Mulyana, dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Ketua 1 TP-PKK Lampung Utara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab. Lampung Utara Dra. Dina Prawitarini, Ketua Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Yan Fernando, Si.Pust setan para kepala OPD kabupaten Lampung Utara.
Plt kepala dinas perpustakaan Aprillia ST.MT dalam laporannya menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2026. dalam rangka meningkatkan budaya baca dan literasi masyarakat.
Maksud lomba bertutur tingkat SD / MI selampung Utara ini, adalah sebagai salah satu upaya untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca serta kecintaan anak terhadap buku dan budaya literasi.
Dengan tujuan, untuk menumbuhkan minat dan kegemaran membaca pada anak-anak usia sekolah dasar, Meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami dan menyampaikan isi cerita secara lisan, Mendorong keberanian, kreativitas, dan rasa percaya diri anak dalam bertutur di depan umum. serta mendorong terciptanya generasi muda yang gemar membaca dan memiliki budaya literasi yang baik. Tuturnya
lanjut Aprilia, Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan bertutur sekaligus memperkuat budaya baca dan literasi di Kabupaten Lampung Utara. Pungkasnya
Ditempat yang sama, Bunda literasi Lampung Utara bunda Meri Farida Hamartoni menyampaikan rasa bangga menyaksikan semangat anak-anak kita yang begitu besar dalam mengikuti kegiatan pada lomba hari ini.
Bagi saya, Lomba Bertutur ini memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar perlombaan. Kegiatan ini merupakan ruang bagi anak-anak untuk mengenal kekuatan literasi mengembangkan kemampuan berbahasa, serta belajar menyampaikan pesan dan pemikiran dengan cara yang menarik, santun, dan berkesan.
Kita tentu berharap anak-anak tumbuh bersama buku dan cerita, kelak menjadi generasi yang luas wawasannya, tajam pemikirannya, luhur budi pekertinya, serta mampu mengambil keputusan dengan kebijaksanaan.
Saya percaya, apabila kecintaan terhadap literasi terus kita pupuk sejak dini, Kabupaten Lampung Utara akan memiliki generasi penerus yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga siap berkarya, mengabdi, dan memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan daerah. Ucapnya
Dalam kesempatan itu saat membuka acara lomba, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Dra. Sri Mulyana, M.M, mewakili Bupati Hamartoni Ahadis menyampaikan cerita singkat kisah Ratu Ali yang merupakan salah satu cerita lisan masyarakat Lampung yang sarat akan pelajaran hidup tentang batasan diri seorang manusia.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan selamat berkompetisi untuk para peserta, ” Tampilkan kemampuan dengan penuh keyakinan, sampaikan cerita dengan penghayatan terbaik, dan nikmatilah setiap prosesnya.
Apa pun hasil yang diperoleh, keberanian untuk belajar dan mencoba merupakan kemenangan yang patut dibanggakan. Ucap Sri Mulyana
Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai salah satu upaya dalam menumbuhkan budaya baca dan literasi sejak usia dini di Kabupaten Lampung Utara. Pungkasnya (Ek)


















Discussion about this post