PANARAGAN (translampung.id)– Satu diantara warga Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), yang berinisial EH (31) ditemukan meninggal
dunia dengan keadaan bersimbah darah, Selasa (13/12/2022).
Menurut Keterangan Saksi H (49), bahwa korban ditemukan oleh Istri nya. Adapun untuk kronologis sekira pukul 12.00 Wib. Korban pulang kerumah dari kerja harian sebagai buruh disalah satu perusahaan nanas, dan sesampainya dirumah, korban menyuruh istri keluar rumah untuk membeli ikat pinggang sekolah anaknya.
“Kemudian istri korban ini dan anaknya berangkat untuk membeli ikat pinggang di kios/warung. Setelah selesai membeli Ikat pinggang, istri korban dan anaknya kembali kerumah dan sesampainya dirumah pintu depan dan belakang dalam keadaan terbuka, setelah masuk kedalam rumah di dapati suami telah meninggal dalam keadaan tengkurap bersimbah darah dengan keadaan leher tersayat/tergorok dengan sebilah pisau berada di dekat korban.” Jelasnya
Sementara itu, menurut keterangan dari istri korban, berinisial A (29), bahwa korban sudah 3 hari terakhir ini banyak melamun.
Atas kejadian tersebut, Pihak Polsek dan Koramil setempat telah bergerak cepat untuk mengecek tempat kejadian, dengan dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri.
Adapun Barang Bukti korban yang diamankan adalah Sebilah pisau dapur/lading yang digunakan memotong leher oleh korban, dan Celana pendek warna merah yang dipakai korban.
Berdasar pantauan, korban telah dibawa oleh tim Kesehatan Polres Tubaba ke RS. Asyifa Daya Asri untuk di lakukan pembersihan dan pemeriksaan guna mengecek adanya luka lain sebagai penyebab meninggalnya korban. Dan permasalahan ini sudah ditangani oleh pihak Polres setempat. (D/r)



















Discussion about this post