PANARAGAN (translampung.id)– Upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Polres Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, resmi menggelar Operasi Zebra Krakatau 2023.
Operasi tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Tubaba, AKBP.Ndaru Istimawan, S.IK, pada apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Krakatau 2023, di Lapangan Apel Mapolres setempat, Senin (04/09/2023) Pukul 07.45 Wib.
Disampaikan Kapolres Tubaba, bahwa Operasi Zebra Krakatau ini dilaksanakan selama 14 hari, yakni terhitung dari tanggal 4 hingga 18 September 2023.
“Operasi ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Tubaba, sebagai komitmen dari kepolisian untuk menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas dan mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, termasuk penggunaan helm, sabuk pengaman, dan mematuhi aturan lalu lintas lainnya kepada masyarakat,” kata Kapolres.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar dapat mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Bukan hanya saat Operasi Zebra Krakatau ini saja, tetapi juga untuk seterusnya.
“Kami siap memberikan sanksi tegas kepada pelanggar lalu lintas yang tidak patuh. Operasi kali ini akan fokus pada peningkatan pengawasan dan penegakan hukum di jalan raya untuk meminimalisir pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.
Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya ini demi mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pengguna jalan.
“Pada Operasi ini nantinya akan ada pula kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Saya berharap dengan semangat yang tinggi, terhadap pasukan Operasi Zebra Krakatau 2023 untuk siap menjalankan tugasnya dengan baik dan benar sebagaimana yang telah diarahkan,” pungkasnya.
Berdasar pantauan media, pada apel gelar pasukan Operasi Zebra Krakatau 2023 itu turut dihadiri oleh Pj.Bupati Tubaba, Unsur Forkopimda, dan pasukan yang terlibat dalam Operasi terdiri dari personel kepolisian dari berbagai satuan, termasuk Satuan Lalu Lintas, dan didukung oleh instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Senkom dan Pramuka. (D/r)

















Discussion about this post