PANARAGAN (TransLampung.ID)-Dewasa ini, Infrastruktur di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Kian merapuh, lubang menganga dimana mana, janji politik para pemangku seakan terabaikan, nyawa manusia tiada bernilai.
Sejatinya, ruas jalan akses vital ibukota Tubaba kondisinya makin terpuruk, meski sejak lama dikeluhkan warga, hingga berujung menelan korban jiwa. Ironisnya, para pemangku provinsi dan Kabupaten belum ada aksi nyata di ruas tersebut.
Dinyana, lubang maut bakh ranjau darat itu membuat cerita, telah menghilangkan nyawa pengendara yang melintas di permukaanya, bukan tidak ada kehati hatian, itu pasti. Tapi pilihan tiada lagi.
Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal dan meninggal dunia, saat menghindari lubang di ruas jalan provinsi lampung di Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 19.29 Wib.
Peristiwa lakalantas tersebut terjadi didepan Poned Kelurahan Panaragan Jaya. Korban diketahui berinisial KR, warga Tiyuh (Desa) Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten setempat.
Menurut keterangan warga saksi di sekitar lokasi kejadian yang enggan namanya disebutkan mengatakan. Korban saat itu tengah berboncengan bersama istri dan dua anaknya. Kecelakaan terjadi secara tiba-tiba saat korban melintas di jalan yang mengalami kerusakan cukup parah selama ini.
“Saya sedang duduk di depan rumah, tiba-tiba terdengar suara benturan. Setelah dilihat, korban sudah tergeletak di dekat lubang jalan yang rusak. Warga di sini menduga kecelakaan itu terjadi karena korban menghindari lubang” Katanya.
Pasca kejadian tersebut memicu keprihatinan warga setempat, mereka meminta pemerintah terkait dapat segera mengambil langkah sigap untuk melakukan perbaikan sementara guna mencegah peristiwa serupa tidak kembali terulang.
“Memang jalan ini kewenangan Pemerintah Provinsi, tetapi kalau harus menunggu perbaikan dari provinsi tidak tahu sampai kapan. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tubaba bisa mengambil tindakan cepat, minimal perbaikan sementara agar tidak ada lagi korban” Terangnya.
Berdasar pantauan TransLampung.ID, terlihat jajaran Satlantas Polres Tubaba telah melakukan peninjauan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan.
“Saat ini kami masih melakukan pengamanan TKP. Untuk penyebab kecelakaan belum bisa dipastikan karena masih menunggu proses penyelidikan lebih lanjut oleh unit terkait” Imbuhnya. (Dirman)



















Discussion about this post