
LAMPUNG BARAT, translampung.id – Hitung mundur dimulai. Menyambut Musyawarah Nasional Pujakesuma di Jakarta, DPD Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatra Kabupaten Lampung Barat menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi, Selasa malam (1/9/2026) bakda Isya.
Rapat ini jadi langkah awal pemanasan mesin organisasi. Fokusnya: penguatan internal dan pemantapan peran SRIKANDI PUJAKESUMA sebagai sayap perempuan.
Ketua DPD Pujakesuma Lambar, Eko Riadi, S.H., menegaskan Munas yang akan digelar 17-19 September 2026 di Jakarta bukan acara biasa.
“Tinggal menghitung hari. Organisasi yang kita cintai ini akan menggelar perhelatan akbar berskala nasional. Pemilihan Jakarta sebagai tuan rumah ini pesan simbolis yang kuat. Pujakesuma sudah bertransformasi. Bukan lagi paguyuban lokal di Sumatra. Kita adalah kekuatan sosial, ekonomi, dan budaya yang diperhitungkan di kancah nasional,” tegas Eko.
Menurutnya, hadir di ibu kota adalah bukti kesiapan putra-putri Jawa kelahiran Sumatra untuk berkontribusi lebih besar bagi bangsa.
*Bawa Rekomendasi Taktis, Bukan Sekadar Hadir*
Lampung Barat disebut Eko sebagai barometer kekuatan Pujakesuma di Lampung. Karena itu, 3 utusan resmi Lambar akan berangkat dengan “PR” khusus.
Utusan resmi DPD Lambar:
1. Eko Riadi, S.H. – Ketua
2. Purwana – Bendahara
3. Tarsim – Mewakili Sekretaris

“Satu komando dan jaga soliditas. Kami bertiga akan menyuarakan aspirasi dengan satu suara bulat demi kejayaan organisasi,” ujar Eko.
Senada, Wakil Ketua 1 DPD Pujakesuma Lambar, Seno Susanto, M.H., menekankan pentingnya membawa gagasan nyata ke Jakarta.
“Kita ke Jakarta tidak hanya untuk meramaikan. Lampung Barat harus membawa rekomendasi taktis. Mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, penguatan UMKM, sampai pelestarian budaya hasil akulturasi Jawa-Sumatra yang sudah kita buktikan berhasil di daerah,” jelas Seno.
Ia juga berpesan agar seluruh delegasi menjaga marwah daerah.
“Tunjukkan bahwa Pujakesuma Lampung Barat itu santun, bermartabat, kompak, dan berintegritas tinggi,” pesannya.
Menutup arahannya, Eko mengajak seluruh pengurus dan anggota menjadikan Munas 2026 sebagai batu loncatan agar Pujakesuma semakin jaya, mandiri, dan berdaulat.
“Terima kasih untuk kerja keras semua jajaran. Semoga Allah SWT memberi perlindungan dan kelancaran. Mari kita jaga semangat Guyub, Rukun, Raket, Regeng, Rumekso, Seduluran Selawase,” pungkasnya.
Munas Pujakesuma 2026 di Jakarta diharapkan melahirkan arah baru organisasi agar semakin kuat mengakar di masyarakat sekaligus memberi dampak nyata. (AS)

















Discussion about this post