PANARAGAN (translampung.ID)–Relawan Kotak kosong yang tergabung dalam wadah Relawan Rakyat Tubaba Bersatu (R2TB) kembali menggelar sosialisasi coblos kotak kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tubaba 27 November 2024 mendatang.
Kegiatan sosialisasi tersebut terus dilakukan secara masif oleh seluruh relawan, simpatisan dan pendukung kotak kosong (KoKo) terhadap masyarakat Tubaba.
Sosialisasi Coblos kotak kosong No urut 02 tersebut digelar di Tiyuh (Desa) Daya Sakti, Rk 5 – Rt 15, di kediaman relawan Suparmin. Yang dihadiri oleh ratusan masyarakat sekitar.
“Antusiasme masyarakat yang hadir terlihat dengan begitu banyaknya pertanyaan dari warga masyarakat tentang makna kotak kosong” Kata ketua R2TB Junaidi Farhan, Senin,(28/10/2024).
Menurutnya, dengan terus dilakukan giat sosialisasi kepada seluruh kalangan elemen masyarakat, mereka semakin mantap untuk coblos kotak kosong pada Pilkada nanti.
“Tidak perlu ragu lagi untuk berubah pilihan. Sebab dengan coblos kotak kosong menandakan kemenangan demokrasi rakyat. Rakyat tubaba harus bangkit dari keterpurukan demokrasi dengan lahirnya calon tunggal terus menerus oleh kelompok kelompok tertentu” Jelasnya.
Sementara itu juru bicara juga selaku Ketua Advokasi dan Hukum, Ahmad Basri, mengatakan. Pihaknya
mengajak masyarakat agar tidak takut atau ragu – ragu untuk memilih kotak kosong. Sebab keberadaan kotak kosong itu dilindungi oleh undang – undang. No 10 tahun 2016. Jika ada yang mengatakan bahwa kotak kosong tidak diatur oleh undang undang itu merupakan bentuk pembodohan politik rakyat.
“Jika ditemukan adanya tindakan yang menakut – nakuti masyarakat atau intimidasi politik untuk tidak pilih kotak kosong, tindakan tersebut merupakan bentuk tindakan yang melanggar hukum. Tim Advokasi dan Hukum akan berdiri di barisan paling terdepan untuk melindungi hak politik masyarakat dari segala macam intimidasi politik. Pilkada 27 November 2024 nanti harus berjalan aman, damai dan jujur. Itulah kunci dari kualitas pilkada” Tegas Ahmad Basri.
Lanjut dia, jika ada kegiatan money politik, atau politik uang, untuk mempengaruhi warga masyarakat agar tidak memilih kotak kosong harus disikapi dengan bijak.
“Ambil saja uangnya tapi tetap coblos kotak kosong, biar mereka paham jika masyarakat Tubaba sudah cerdas, tidak dapat di bodoh bodohi dengan uang yang tidak seberapa” Imbuhnya (Dirman)

















Discussion about this post