Lampung Utara, Translampung.Id – Aroma dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Bos menyengat dari lingkungan sekolah Dasar Negeri 1 Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara
Pasalnya, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang semestinya menjadi penunjang mutu pendidikan, disinyalir tidak diperuntukan sebagaimana mestinya oleh pihak sekolah.
Dari hasil pantauan awak media dilokasi sekolah, terkesan anggaran pemeliharaan perawatan gedung sekolah yang berasal dari anggaran dana BOS di SDN 1 Madukoro disinyalir tidak digulirkan secara maksimal,
Hal itu terlihat dari banyaknya plapon yang rusak tidak terawat di sekolah itu.Dengan adanya kondisi itu, Sehingga menimbulkan pertanyaan, sudah maksimalkah penggunaan anggaran bos disekolah itu.
Kepala sekolah SDN 1 Madukoro Novalinda S.Pd saat dikonfirmasi diruang kerjanya, mengungkapkan dirinya sudah 3 tahun lebih menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 1 Madukoro.
Terkait dengan resplang dan pelapon yang belum sempat diganti, diakuinya, semenjak dirinya menjabat, keadaan respalng dan pelapon yang rusak tersebut belum sempat disentuhnya, dikarenakan anggaran perawatan masih dialokasikan untuk perbaikan meja kursi.
Saat ditanya apakah tiap tahun sekolah menganggarkan anggaran untuk perawatan gedung sekolah. ” Allhamdulillah kita melakukan perawatan tiap tahun.” Ucapnya. Rabu 21 Oktober 2025.
Apa yang disampaikan kepala sekolah berbanding terbalik dengan kondisi resplang dan pelapon sekolah yang lama tak diperbaiki.
” Kalau seperti itu, bukan rehap ringan, kita harus buka atap, dan semua harus diperbaiki,” ucapnya
Itu diperbaiki terus pak tiap tahun. Tapi karena hujan , dan kami itu syaratnya memperbaiki rusak ringan. Kalau rusak berat kita tidak bisa, karena itukan ada pengajuan bantuan. Tuturnya.
Diakuinya Juga jika perawatan resplang dan palpon sekolah masuk dalam anggaran pemeliharaan, namun demikian kata Nopalia, kita lihat dulu anggaranya cukup atau tidak, .karena kemarin kan dananya kita masukin dibuku dulu karena ganti kurikulum, paparnya
” Nanti tahun depan kalau semua sudah terpenuhi nanti baru saya benahi yang rusak ringa ringan. Saat saya masuk disekolah ini itu memang sudah rusak. Dan saya memperbaiki dulu meja kursi yang rusak.” Pungkasnya (Ek)


















Discussion about this post