PANARAGAN (TransLampung.ID)–Dedi Priyono, kembali dipercaya menahkodai Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, masa bhakti 2025-2028 mendatang.
Hal tersebut setelah sebelumnya melalui berbagai proses rangkaian Konferensi Kerja (Konferter) dan Konferensi Kabupaten (Konferkab) pada senin 20 Agustus 2025.
Kegiatan pengukuhan Ketua PWI Dedi Priyono, Sekretaris Dedi Putra, dan Bendahara M.Ari Sobari, beserta anggota, dipusatkan di Gor Zainal Abidin Pagar Alam, Tiyuh (Desa) Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten setempat. Selasa (21/10/2025).
Pengukuhan itu juga dilakukan langsung oleh Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, disaksikan oleh sejumlah jajaran Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda.
Pada kesempatan itu Ketua PWI Tubaba terpilih Dedi Priyono menegaskan komitmennya untuk terus menjaga marwah dan profesionalisme pers PWI di daerah.
“Pers harus berkolaborasi, profesional, dan bermartabat. Saya berharap PWI Tubaba bisa terus menjaga marwah pers dan memperkuat sinergi dengan semua mitra kerja” Katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi atas soliditas dan sinergi yang ditunjukkan oleh PWI Tubaba.
“Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan mitra kerja lainnya menunjukkan bahwa PWI Tubaba punya hubungan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak” Ungkapnya.
Dia menggambarkan pers sebagai “adik bungsu” dari tiga pilar demokrasi yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
“Pers ini pilar keempat demokrasi, satu nasab dengan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Karena itu, sudah seharusnya ketiga pilar tersebut ikut memperkuat dan melindungi pers dari berbagai tantangan zaman” Jelasnya.
Menanggapi itu, Bupati Novriwan Jaya juga menekankan pentingnya peran PWI dalam meningkatkan kapasitas dan kesadaran etika para jurnalis.
“PWI hendaknya mengambil peran dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada wartawan agar memahami Undang-Undang Pers dan kode etik jurnalistik, sehingga mampu menyajikan informasi yang cerdas dan mendidik di era disrupsi ini” Ungkapnya.
Ia menegaskan pers merupakan kekuatan keempat dalam sistem demokrasi yang berperan penting dalam pembangunan daerah.
“Pers adalah pilar keempat yang turut membangun bangsa dan menyuarakan kepentingan rakyat. Merdekanya NKRI pun tak lepas dari peran wartawan. Karena itu, peran pers sangat strategis dalam mendukung pembangunan, terutama di Tubaba” Imbuhnya.
Berdasar pantauan TransLampung.ID dilokasi, tanpak hadir Wakil Bupati Nadirsyah, Ketua DPRD Busroni, unsur Forkopimda, Kejari diwakili, Polres diwakili, TNI, Kepala OPD, Camat, APDESI, Kepala Tiyuh, serta tamu undangan lainnya. (Dirman)

















Discussion about this post