KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Walikota Metro Bambang Iman Santoso mengingatkan kepada seluruh pihak rekanan untuk melaksanakan proyek pembangunan dengan mengutamakan kualitas.
Di mana pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi rekanan yang nakal. Sanksi tegas bakal bagi pihak rekanan mengabaikan kualitas dengan masuk daftar hitam (Blacklist).
Langkah tersebut dilakukan dalam upaya pemerintah dalam mewujudkan kualitas infrastruktur yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Walikota dikonfirmasi awak media usai meninjau proyek pembangunan jalan pada Senin 7 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan jalan untuk memprioritaskan kualitas.
“Hari ini kami melakukan kontrol pembangunan jalan. Saya sudah minta kepada pemborong (rekanan), khususnya untuk pembangunan fisik seperti ini, kualitasnya harus yang terbaik,” katanya.
“Kalau ada pemborong nakal, langsung kita blacklist. Tidak ada kompromi,” tegasnya.
Diakui Bambang, pembangunan jalan bukan hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi memberikan layanan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Oleh karena itu, ia meminta komitmen penuh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta semua pihak untuk memastikan mutu pekerjaan sesuai standar.
“Ini jalan umum, masyarakat bisa menilai sendiri kualitas pekerjaan yang dilakukan. Maka itu saya tegaskan, bekerja yang benar, berikan hasil terbaik,” pesannya.
“Kalau bagus, ke depan bisa kita pertimbangkan kembali untuk diberi proyek. Tetapi kalau asal-asalan, jangan harap bisa kerja lagi di Metro,” ujar
Tak hanya itu, Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung dan jajaran Pemerintah Provinsi yang telah merealisasikan perbaikan Jalan Pattimura.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Lewat komunikasi yang baik, Jalan Pattimura akhirnya mulai diaspal,” katanya.
Meski demikian, ia berharap kedepan Jalan Pattimura dapat dilakukan ditingkatkan kualitasnya dengan pembangunan rigid beton.
“Saya tetap mendorong agar ke depan bisa dilakukan rigid beton. Karena ini jalur penghubung ke Lampung Tengah. Nah kalau dicor bisa bertahan sampai 10 tahun,” tukasnya.(Ria Riski A.P)



















Discussion about this post