KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Pemerintah Kota Metro menyebut telah mengalokasi anggaran untuk perbaikan infrastruktur Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Metro Utara.
Di mana alokasi anggaran direncanakan perbaikan jalan hingga pembelian alat berat di lokasi TPAS Karangrejo.
Dikonfirmasi awak media, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro, Ardah membenarkan rencana tersebut.
Ia mengatakan, bahwa pada tahun 2025 ini akan dilakukan penambahan alat berat berupa 1 Exsavator dan 1 Boldoser.
“Tahun 2025 ini akan ada penambahan alat berat 1 Exsavator dan Boldoser. Kemudian ada juga pengadaan pembelian 5 kontener,” terangnya.
Ia menjelaskan, selain pembelian alat berat berupa Exvator dan Boldoser tersebut, juga akan dilakukan perbaikan saran infrastruktur jalan di lingkungan TPAS.
“Kemudian dari Dinas PU, akan memperbaiki jalan lingkar, memperbaiki drainase, dan memperbaiki jalur lindi,” paparnya.
Ia menjelaskan, rencana perbaikan sarana dan prasarana infrastruktur jalan maupun TPAS tersebut, dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro.
“Kalau anggarannya itu dari APBD. Dan untuk lebih jelasnya itu berapa, karena anggaran itu ada di Dinas PU, mungkin baik ditanyakan ke Dinas PU saja,” ungkapnya.
Kendati begitu, pihaknya memastikan bahwa pengelolaan sampah di TPAS akan dilakukan secara maksimal. Ini seperti infrastruktur jalan dan lainnya.
“Dari DLH kita sama-sama mengelola persampahan dengan baik. Sehingga kedepan infrastruktur akan kita perbaiki,” tukasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Fahmi Anwar juga menyampaikan hal serupa. Ia mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (Hearing) bersama ekskutif dan warga telah disepakati rencana perbaikan tersebut.
Di mana pada tahun 2026 pihaknya memastikan masalah Jalan WR Supratman dapat diselesaikan.
“Kita sudah sepakati, insya Allah tadi sudah disampaikan Ketua, 2026 kami pastikan selesai untuk bicara masalah jalan yang menuju TPAS, yakni Jalan WR Supratman,” bebernya.
Kemudian pada 2025, lanjutnya, Dinas PU telah menganggarkan perbaikan Jalan WR Supratman sebesar Rp1,6 milliar.
“Karena berbicara efisiensi, ada juga tadi sudah Rp1,6 millar, yang akan kita gelontorkan untuk pembangunan Jalan W.R Supratman,” jelasnya.
Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan kesabaran masyarakat dan pamong menunggu proses perbaikan dilakukan.
“Pada prinsipnya niatan semua sama, bagaimana Karangrejo ini menjadi prioritas, khusus berbicara masalah pembangunan infrastruktur yang ada di sana. Namun yang paling terpenting, kita sama-sama menjaga kondusifitas yang ada di Karangrejo,” tuturnya.
Diketahui sebelumnya, warga di lingkungan TPAS Karangrejo melakukan aksi protes terkait infrastruktur di lingkungan TPAS.
Di mana aksi protes tersebut dilakukan dengan memboikot puluhan truk sampah masuk ke lokasi TPAS. Bahkan truk sampah tersebut digiring menuju Taman Kota sebagai bentuk aksi protes terhadap infrastruktur di sekitar lokasi. (Ria Riski A.P)


















Discussion about this post