translampung.id, TANGGAMUS – Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menyelenggarakan rapat koordinasi (rakor) persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M, di Aula Gedung PLHUT Kabupaten Tanggamus, Kamis (12/12/2024).
Rakor tersebut fokus pada persiapan pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji, sebagai bagian penting dalam kelancaran ibadah haji.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Tanggamus, Nursaad mengatakan, kolaborasi lintas-sektoral sangat diperlukan dalam mempersiapkan penyelenggaraan haji yang profesional.
“Sinergi antara Kemenag, Dinas Kesehatan Tanggamus, dan pihak terkait lainnya, menjadi kunci keberhasilan dalam pelayanan kepada jamaah,” kata dia.
Nursaad menyebutkan, dengan kehadiran berbagai pihak terkait, rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah strategis dalam memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.
Kemenag Tanggamus, kata dia, menargetkan pelayanan yang lebih baik bagi calon jamaah haji. Mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga keberangkatan ke tanah suci.
Senada dengan Nursaad, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kabupaten Tanggamus, Mardanus pada saat memberikan sambutan mengatakan, pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan krusial dalam memastikan kelancaran dan keselamatan jamaah selama menjalankan ibadah haji.
“Pemeriksaan kesehatan bukan hanya formalitas, melainkan langkah nyata untuk memastikan calon jamaah mampu menjalankan ibadah dengan baik di tanah suci,” ujarnya.
Sementara itu perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus Yekti Mulyani menegaskan, dinasnya selalu berkomitmen untuk mendukung proses pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji.
“Kami memastikan semua fasilitas kesehatan, baik di Puskesmas maupun RSUD Batin Mangunang Kotaagung, siap mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan sesuai standard yang ditetapkan,” ungkapnya.
Hadir juga dalam rakor tersebut perwakilan dari Kabag Kesra Setdakab Tanggamus Khamdani, Kepala dan Operator Puskesmas Pemeriksa Kesehatan Calon Haji se-Kabupaten Tanggamus, Direktur RSUD Batin Mangunang, dan Pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang turut memberikan masukan dalam rakor untuk memperkuat koordinasi lintas-instansi. (ayp)



















Discussion about this post