KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Keluhan buruknya akses jalan dan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, mendapatkan tanggapan serius Pemerintah Kota Metro.
Di mana Pemkot Metro menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sampah sebagai prioritas pembangunan daerah, termasuk di Kelurahan Karangrejo.
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana, dikonfirmasi awak media saat meninjau lokasi TPAS Karangrejo, pada Selasa 29 April 2025.
Ia mengatakan, bahwa Pemkot Metro telah berkomitmen menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan daerah.
“Saya bersama Pak Walikota sudah berkomitmen, agar pembangunan jalan dan pengelolaan sampah di Karangrejo menjadi salah satu prioritas, untuk dikerjakan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya,” terangnya.
Menurutnya, Pemkot saat ini melalui Dinas Lingkungan Hidup telah berkolaborasi bersama Proyek Prioritas Strategis Nasional (PPSN).
Di mana diketahui PPSN berada dibawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Kolaborasi ini mencakup perencanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di seluruh kecamatan di Metro. Kemudian pendirian pusat daur ulang sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah,” paparnya.
Dengan begitu, ia berharap masalah sampah di Kota Metro dapat segera teratasi dalam beberapa tahun ke depan.
“Insya Allah, masalah sampah di Kota Metro bisa diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan,” ujarnya.
“Seluruh masyarakat Metro juga tenang, truk-truk sampah akan kembali beroperasi normal. Sehingga aktivitas perekonomian dan sosial bisa berjalan lancar,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan komitmennya secara bertahap akan melakukan perbaikan akses jalan di seluruh kecamatan dan kelurahan.
Adapun pembangunan rencananya akan dilakukan melalui pembangunan jalan rigid beton setiap tahun.
Dengan begitu ke depan seluruh wilayah, termasuk Karangrejo juga bisa tumbuh menjadi lingkungan yang nyaman dan layak huni bagi seluruh masyarakat Kota Metro.
“Kita akan usahakan setiap tahun ada pembangunan jalan rigid, termasuk di Karangrejo. Sehingga seluruh kelurahan termasuk Karangrejo, menjadi wilayah yang tertata baik dan nyaman ditinggali,” tuturnya.
Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian dan kritik konstruktif dari masyarakat. Di mana masyarakat telah mendorong perbaikan pelayanan publik di bidang kebersihan dan infrastruktur.
“Saya mengapresiasi masukan dari masyarakat Karangrejo, yang menuntut perbaikan jalan, dan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kota Metro,” ungkapnya.
Menurutnya, tuntutan tersebut menjadi peringatan untuk Pemkot Metro bekerja lebih baik kedepan.
“Tuntutan ini bukan hanya wajar, tetapi menjadi cambuk bagi kami untuk bekerja lebih baik,” tambahnya.
Diketahui, sebelumnya puluhan armada pengangkut sampah yang sempat tertahan lantaran aksi Boikut truk sampah oleh warga Karangrejo pada Senin 28 April 2025.
Di mana warga melakukan aksi boikot melarang truk muatan sampah masuk ke dalam TPAS Karangrejo. (Ria Riski A.P)



















Discussion about this post