PANARAGAN (translampung.ID)–Realisasi pengadaan 35 titik tiang Lampu Penerangan Jalan lingkungan dan 8 titik pembangunan Gorong – gorong di Tiyuh (Desa) Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, diduga bermasalah.
Hal tersebut berdasar keterangan Tim Pelaksana Kerja (TPK) Tiyuh setempat. Tarigan, saat dikonfirmasi media via telepon pada Kamis (5/9/2024) sekitar pukul 13:48 Wib.
“Sejumlah 35 titik tiang lampu tenaga surya tersebut sudah selesai semua di pasang, untuk papan proyek nya ada, dekat balai Tiyuh. Kamu lihat nominal nya sendiri” Kata Tarigan dengan nada Ketus melalui Via telepon.
Sementara berdasar data yang dihimpun media di lapangan, hanya terdapat sejumlah tiangnya saja yang terpasang, sedangkan lampu tenaga surya seperti yang disebutkan TPK tidak terlihat. Saat ditanya berapa besar anggaran digunakan, Ketua TPK tersebut mengaku tidak paham dan tidak ingat berapa anggarannya.
“Mana ku tahu soal anggaran nya, itu semua ada di APBT kamu total kan sendiri, semua plang papan proyek nya ada nominal nya disitu, aku gak apal totalnya berapa” Kata nya dengan nada tinggi.
Terkait anggaran pembangunan sejumlah 8 titik Gorong – gorong berikut volume pembangunannya di tiyuh tersebut, diduga pihak aparatur Tiyuh Setempat melakukan mark up anggaran.
“Disitu tertulis berapa kamu kalikan saja per titik nya sendiri, bukan saya tidak paham detail nya. Untuk per titik pembangunan gorong – gorongnya beda-beda anggarannya ada yang 7 juta, 11 juta, 13 juta, dan 19 juta, total perkiraan segitu. Sementara ukuran volume gorong – gorongnya berkisar mulai dari 3 Meter sampai 4 Meter” Terangnya.
Saat ditanya, terkait pengadaan ayam kampung pada tahun 2023 sebanyak 1.268 ekor, dirinya melemparkan kepada carik yang lebih paham.
“itu sampean tanyakan langsung dengan pak carik, soalnya dia yang lebih paham, saya takut menyebutkan nominalnya salah” Jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, kepala Tiyuh setempat Nurhamid, belum dapat dimintai keterangan terkait sejumlah realisasi DD tahap 1 dan 2 tahun 2024, berikut pengadaan sejumlah ayam kampung tahun 2023 lalu.
“Bapak mungkin sedang ada agenda diluar, cek lokasi pembangunan” Kata aparatur Tiyuh yang sedang piket. (Dirman)


















Discussion about this post