PANARAGAN (translampung.ID) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Anggarkan pembiayaan Listrik lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Tahun 2024 mencapai Rp.1 Miliar 40 Juta lebih.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Tubaba A. Zulkiply, bersama Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Rudi Yanto, saat dijumpai translampung.ID di ruang kerjanya pada (29/7/2024) pukul 11.01 Wib.
Menurutnya, untuk pembiayaan lampu PJU itu telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2024 sebesar Rp.1.040.140.000, (satu milyar, empat puluh juta, seratus empat puluh ribu).
“Anggaran tersebut digunakan untuk lampu PJU dari pemda ke arah panaragan, sampai ke BRD pulung kencana, kagungan ratu jalur dua, sampai pulung” Kata Zulkiply, didampingi Kabid Prasarana Rudiyanto.
Secara umum beban PJU yang ditanggung oleh Dishub ada 24 KWH, yang dibagi untuk 635 Titik lampu.
“Dari 24 KWH itu terbagi untuk 635 lampu, per KWH nya itu bervariasi tidak sama ada yang 10 titik lampu, ada yang 11 titik, pembagiannya sesuai jalur kabel” Katanya.
Rudi menambahkan, terkait lampu PJU dari perempatan arah uluan nugrik sampai ke polres dan tugu rato, memang sejak lama tidak dapat menyala, paktornya ada di permasalahan kabel, saat pembangunan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabelnya itu mereka tanam kedalam tanah.
“Kabel yang mereka tanam dalam tanah juga tidak dipakai sefti keamanan, saat kami cek dengan tim teknis yang masalah dan konslet ada pada groundnya tersebut, dan memang harus diganti, harus lewat atas kabelnya, setelah kami upayakan lewat jalur atas, saat ini sudah kembali nyala” Jelasnya.
Terkait lampu PJU di kompleks kota budaya uluan ngghik ada yang hidup dan mati, itu permasalahanya juga ada dengan ground nya, dan juga lampunya bermasalah karena tidak ada garansi. (Dirman)



















Discussion about this post