translampung.id, TANGGAMUS – Banjir di Kabupaten Tanggamus berangsur surut pada Senin (27/5/2024). Bencana banjir di Bumi Begawi Jejama itu sempat menyebabkan 30 desa yang tersebar di delapan kecamatan, terendam banjir sejak Sabtu (25/5/2024), sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Hendarman Wahid menyebutkan, wilayah Kecamatan Talangpadang merupakan area dengan jumlah pekon (desa) terbanyak yang terdampak banjir.
Sedangkan kecamatan lain yang juga terkena bencana serupa, antara lain:
- Kecamatan Kotaagung Barat sebanyak 5 pekon
- Kecamatan Bandar Negeri Semuong sebanyak 3 pekon
- Kecamatan Wonosobo ada 2 pekon
- Kecamatan Semaka ada 2 pekon, serta
- masing-masing 1 pekon di Kecamatan Air Naningan, Ulu Belu, dan Kotaagung Timur
“Berdasarkan data sementara pada Senin (27/5/2024) pukul 13.00 WIB, kami mencatat 358 rumah warga terdampak. Kami masih terus melakukan pendataan kerugian,” ungkap Hendarman Wahaid, Selasa (28/5/2024).
Selain sektor pemukiman, banjir berdampak pada fasilitas umum 1 unit, tanggul rusak sepanjang 435 meter, dan jembatan putus 1 unit. Guyuran lebat hujan juga menyebabkan adanya material longsor yang menutup badan jalan pada 7 titik.
Sementara itu, dampak korban jiwa meninggal dunia 3 orang dan hilang 1 orang. Jumlah populasi warga terdampak yang telah terdata hingga Senin (27/5/2014) kemarin sebanyak 902 KK. Banjir yang terjadi setelah hujan lebat itu tidak menyebabkan adanya pengungsian warga. (ayp)


















Discussion about this post