PANARAGAN (translampung.Id)–Tim atlet cabang olahraga kriket Provinsi Lampung, asal Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), berhasil sabet juara II di kelas dua puluhan (TI TWENTY) di Bali.
Hal tersebut, dikatakan ketua harian kriket Provinsi Lampung, Hirul, saat di hubungi translampung.id via telepon pada (Kamis, 27/7/2023).
Kata dia, pihaknya mengucapkan syukur Alhamdulillah atas capaian tim provinsi lampung mendapat juara II di kelas TI TWENTY babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023.
“Juara satunya disabet tim dari provinsi Jawa Barat, dan untuk juara tiga diraih oleh tim provinsi Nusa Tenggara Timur” Kata Hirul
Dengan diraihnya juara ke II oleh Tim Provinsi Lampung, secara otomatis Kita sudah lolos pada babak kualifikasi pon 2023, nanti tahun 2024 kita akan kembali ikut bertanding di pon medan” Terangnya.
DIBERITAKAN SEBELUMNYA : Wakili Provinsi Lampung, 15 atlet asal Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), cabang olahraga Kriket diberangkatkan ke Provinsi Bali, untuk mengikuti Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pelepasan keberangkatan para atlet dan official berlangsung di Rumah Dewan Tubaba, Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat, (Kamis, 27/07/2023). Pukul 13.00 WIB.
Dikatakan ketua harian kriket Provinsi Lampung, Hirul, kegiatan perlombaan kriket ini dalam rangka Babak Kualifikasi (BK) Pra Pon untuk Tahun 2024 Mendatang.
Tujuan mengikuti BK kriket ini, nantinya tim yang lolos ke babak selanjutnya akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) pada akhir Tahun 2024 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Medan dan Aceh” Katanya.
Kemudian, lanjut dia, untuk pesertanya berjumlah 15 atlet + 7 orang official, untuk pesertanya 11 asal Tubaba, 2 dari Way Kanan, 1 dari Lampung Barat, dan 1 dari Lampung Utara.
“Untuk jadwal kegiatannya akan berlangsung pada tanggal 24 Juli sampai 2 Agustus, dan jadwal kita bertanding pada tanggal 27 Juli. Jadi kita disana sekitar 10 Hari” Jelasnya.
Lanjut dia, dalam kegiatan ini para atlet dan official yang berangkat tentunya dianggarkan oleh Koni Provinsi Lampung, karena mewakili persatuan kriket Indonesia Provinsi Lampung. (D/r)
















Discussion about this post