TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan (Disperkimta) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, akan melakukan safari.
Dikatakan Kepala Disperkimta Tubaba, Abdul Sani, bahwa safari yang di agendakan dimulai pada bulan Juni mendatang, dilakukan untuk memantau perkembangan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang disalurkan kepada 300 Rumah atau penerima.
“Saya telah merencanakan untuk melakukan safari berkeliling ke Tiyuh-Tiyuh (Desa), untuk melihat dan melakukan kroscek, apakah penyaluran BSPS tersebut tepat sasaran, jangan sampai ada yang menyalahi aturan,” terangnya, kepada translampung.com diruangan kerjanya pada Rabu (27/5/2020) pukul 10.50 Wib.
Bantuan tersebut, lanjutnya, berasal dari Pusat dan Daerah, yang mana 200 Rumah dari Pusat, dan 100 Rumah dari Dana Alokasi Khusus yang masuk di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Dana BSPS itu kan Rp 17,5 Juta per penerima, yang diperuntukan untuk masyarakat dengan memenuhi persyaratan, seperti memiliki tanah sendiri, rumah sendiri, memiliki modal tambahan setidaknya bahan material untuk pembangunan rumah. Karena jika belum ada tanah atau tempat tinggal, BSPS tidak bisa diberikan, karena itu masyarakat harus memiliki persiapan jika ingin mendapat bantuan itu,” paparnya.
Untuk itu, jelasnya, saya juga meminta kerjasamanya kepada masyarakat dan rekan-rekan Pers untuk turut juga mengawasi bantuan BSPS tersebut, agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya.
“Saya berharap agar program BSPS itu bisa berjalan baik di tahun ini, karena program itu berbeda dengan bedah rumah, dan masyarakat yang mendapat adalah mereka yang telah memiliki kesiapan atau modal untuk pembangunan, kita hanya membantu sebatas itu,” imbuhnya. (D/R)


















Discussion about this post