Blambangan Umpu (translampung.id) – Upaya Polres Way Kanan bersama Basarnas Pemprov Lampung, BPDB Kabupaten Way Kanan, TRC RAPI Way Kanan dan masyarakat sekitarnya yang responsif dan sinergi berhasil menemukan korban bernama Dini Amiranti (11) yang diduga tenggelam terbawa arus sungai Way Tahmi, Senin (06/03/2023).
Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menyampaikan setelah pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR TNI-Polri dan masyarakat dari titik hilangnya korban sampai radius 2 Km menyusuri aliran air Way Tahmi korban sudah bisa diketemukan.
“Dalam pencarian selama dua hari ini dan pada pukul 12.30 korban berhasil ditemukan oleh warga yang turut membantu kami, korban ditemukan dalam keadaan mengapung di pinggiran sungai yang berjarak sekitar 200 meter dari TKP awal tempat korban hanyut terbawa arus. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka oleh tim dan relawan yang turut membantu melakukan pencarian. Akibat peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan. Selanjutnya Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Kampung Gunung Sangkaran,” Ungkap Kapolres.
Pj Kepala Kampung Gunung Sangkaran, Edward Apriadi memebanar bahwa korban sudah di temukan.
“Alhamduliah, sudah di temukan. Jenazah Korban sudah di bawa kerumah Duka. Dan segera di makamkan” ujar Edward.
Atas nama keluarga Korban dan Pemerintah Kampung Gunung Sangkaran, Edward Apriadi menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lapisan masyarakat, Tim Basarnas, BPBD Way Kanan, Ormas-ormas yang telah ikut serta terlibat membantu pencarian Korban selama Dua Hari ini.
“Kami ucapkan trimakasih kepada semua Pihak yang telah ikut membantu. InsyaAllah menjadi ladang pahala kita semua,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Bocah Perempuan bernama Dini (11) hilang terbawa arus Sungai Way Tahmi, Kampung Gunung Sangkaran, kemarin Minggu Pagi Pukul 08:00.
Sa’at itu, Korban bersama ketiga temannya mencari keong di pinggiran aliran sungai. Setelah selesai mencari keong korban di ajak mandi oleh ketiga temannya. Diduga saat mereka sedang mandi kemungkinan arus sungai tiba tiba besar dan korban terseret arus sungai.(Yudi)


















Discussion about this post