PANARAGAN (translampung.id)– Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, resmikan Pabrik To Me Coffee sekaligus peletakan batu pertama gedung lantai dua Masjid Muhajirin.
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI, H.Zulkifli Hasan beserta rombongan dari Pusat, Pj.Bupati, Forkopimda, para pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Aisyiyah, dan tamu undangan lainnya, pada Kamis (18/05/2023).
Dalam kesempatan itu, Mendag secara langsung diberi kehormatan untuk melakukan gunting pita dan menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Pabrik To Me Coffee milik SMK Muhammadiyah, juga meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Muhajirin yang dikonsep seluas 20 x 20 meter dengan 3 Lantai.
“Sebagai apresiasi saya dan bentuk dukungan terhadap SMK Muhammadiyah ini, saya akan memberikan bantuan berupa alat-alat yang diperlukan untuk Pabrik To Me Coffee agar dapat lebih cepat berkembang, saya tugaskan Sekjen Kemendag untuk mencari alatnya dan kita beri bantuan di SMK Muhammadiyah ini. Kemudian, sebagai dukungan untuk pembangunan Masjid Muhajirin SMK Muhammadiyah ini, saya juga akan memberi bantuan dana Rp.25 juta,” kata Zulkifli Hasan, atau yang disingkat pak Zulhas tersebut dalam sambutannya.
Selain bantuan itu, dirinya juga memberikan bantuan berupa dana Rp.25 juta untuk PDM Muhammadiyah dan Rp.25 juta untuk Aisyiyah Tubaba, sebagai support untuk organisasi Muhammadiyah dan Aisyah di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
“Muhammadiyah merupakan organisasi yang dibentuk sejak sebelum zaman kemerdekaan dan merupakan induk dari Republik Indonesia bersama dengan organisasi NU. Oleh karenanya, saya harap setiap Bupati, TNI-Polri dan stakeholder lainnya wajib membantu organisasi Muhammadiyah dan NU di daerah dalam mengembangkan sayapnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Syamsul Hidayat, dalam kesempatan itu menyampaikan. Bahwa SMK Muhammadiyah Tumijajar saat ini telah menjadi salah satu kiblat baru pendidikan Nasional di Indonesia. Bahkan dari daerah Ambon, Aceh, Kalimantan, Jawa, dan Yogyakarta, melakukan studi bandingnya di SMK Muhammadiyah beberapa waktu lalu.
“Kami juga sudah diajak kerjasama oleh Alfamart dan Indomaret untuk pemasaran hasil produksi Kopi dari Pabrik To Me Coffee yang kita resmikan hari ini. Selain itu, kita juga adalah satu dari 15 SMK yang dibina oleh Mitsubishi Fuso Jakarta, dan dipilih sebagai 900 SMK Pusat Keunggulan (PK) oleh Pemerintah. Untuk itu, saya berharap jika ada alat-alat atau dana yang bisa diberikan untuk pengembangan SMK kami ini tentunya akan sangat kami terima,” terangnya.
Sementara itu, Pj.Bupati Tubaba, Zaidirina, atas nama Pemerintah Kabupaten dirinya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, karyawan serta guru SMK Muhammadiyah Tumijajar yang telah mengembangkan produk To Me Coffee sebagai olahan Kopi berkualitas.
“Kami harapkan dengan adanya To Me Coffee ini dapat berkontribusi akan kebangkitan ekonomi di Kabupaten Tubaba, dan dapat bermanfaat untuk masyarakat luas,” harapnya.
Terpisah, Panitia Kegiatan SMK Muhammadiyah, Ahmad Basri atau yang biasa dipanggil Abas, mengungkapkan kegiatan peresmian Pabrik To Me Coffe merupakan bagian dari program unggulan SMK Muhammadiyah dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau ekonomi kreatif.
“Kegiatan hari ini bersumber dari pendanaan SMK Muhammadiyah itu sendiri, dan saya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kehadiran dari bapak Mendag beserta rombongan maupun tamu undangan lainnya termasuk rekan-rekan media, sehingga kegiatan hari ini bisa berjalan lancar dan sangat meriah,” imbuhnya. (D/r)



















Discussion about this post