PANARAGAN (translampung.id)– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengirimkan 45 nama peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kesbangpol Tubaba, Marwazi, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Selasa (28/03/2023).
“Untuk seleksi Paskibraka Tahun ini, sudah kita lakukan serangkaian proses tahapan seleksi sejak tanggal 7 hingga 18 Maret 2023 lalu. Mulai dari pendaftaran dan seleksi berkas online, tes kesehatan, parade, tes pengetahuan umum dan pancasila, tes wawasan kebangsaan, tes fisik, hingga tes wawancara pantukhir,” kata Marwazi.
Kata dia, total terdapat 276 peserta mengikuti seleksi Paskibraka. Yang mana Para peserta tersebut berasal dari siswa-siswi tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tubaba.
“Mekanisme seleksi menggunakan sistem gugur. Namun, saat sampai tahapan terakhir, masih terdapat 81 peserta yang masih bertahan. Sehingga kemudian kita lakukan perangkingan, dan didapatlah 45 orang yang kita nilai paling layak untuk dipilih dan dikirim ke BPIP,” ujarnya.
Lanjut dia, dari 45 orang yang kita kirim ke BPIP itu tidak semuanya akan diterima. Sebab, anggota Paskibraka yang akan diambil hanyalah 32 orang saja, yang terdiri 30 orang untuk Paskibraka Kabupaten, dan 2 orang untuk dikirim ke Provinsi.
“Untuk pengumuman diterima atau tidaknya akan diumumkan oleh BPIP pada bulan Mei mendatang yang dikirimkan secara langsung ke akun Email masing-masing peserta,” jelasnya.
Dirinya menjelaskan, bahwa memang mulai Tahun 2023 ini penanganan dan pembinaan Paskibraka menjadi kewenangan Badan Kesbangpol Kabupaten, dari yang sebelumnya kewenangan Disporapar. Ini sesuai dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.
“Untuk diketahui pula, pada tahapan perekrutan atau seleksi Paskibraka Tahun 2023 ini banyak dilakukan secara digital. Sehingga kita berharap semua dapat berjalan lancar, serta peserta yang dikirim ke Provinsi juga dapat lulus nantinya,” imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post