PANARAGAN (translampung.id)– Jalin kerja sama dengan PT.Bank Lampung, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mencanangkan Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi) sebagai tempat pembayaran pajak dan transaksi keuangan lainnya mulai Tahun 2023 ini.
Secara resmi, kegiatan pencanangan tersebut digelar di Sesat Agung Komplek Islamic Center Tubaba, sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten bersama PT.Bank Lampung dan BUMTi, pada (21/03/2023).
Dalam kesempatan itu, Plt.Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tubaba, Ainuddin Salam menyampaikan. Bahwa pelaksanaan program ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah pasal 222 perihal kewajiban pemerintah daerah untuk menerapkan sistem pembayaran berbasis elektronik di bidang pengelolaan keuangan daerah.
“Kemudian, Perpres 82 tahun 2016 tentang strategi nasional keuangan inklusif yang mengisyaratkan perluasan akses masyarakat terhadap pelayanan keuangan, serta Keppres Nomor 3 tahun 2021 terkait pembentukan tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dalam rangka memperluas implementasi elektronikatif transaksi keuangan pemerintah daerah,” kata Ainuddin.
Menurutnya, kerja sama Pemerintah Kabupaten Tubaba bersama PT.Bank Lampung merupakan dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada wajib pajak untuk melakukan pembayaran secara elektronik atau melalui BUMTi, sehingga proses pembayaran pajak dapat dilakukan secara mudah dan cepat.
“Selain itu, juga sekaligus dalam rangka memberdayakan BUMTi untuk menjadi agen-agen perbankan guna menjalankan pelayanan berbagai program Bank Lampung yang hari ini dimulai dengan menjadi agen dalam hal pembayaran pajak daerah,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT.Bank Lampung mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik program kerja sama tersebut.
“Kami berharap BUMTi dapat mensukseskan kerjasama ini sebagai mitra kerja atau mitra keuangan dari Bank Lampung untuk menerima pajak dan transaksi keuangan lainnya di Tiyuh (Desa). Dan dari laporan, total di Kabupaten Tubaba terdapat 93 BUMTi yang telah terbentuk dan berjalan, tetapi yang sudah menjadi agen baru 27 BUMTi, sehingga diharapkan kedepan semua BUMTi segera dapat menjadi agen,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Pj.Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Novriwan Jaya, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Utama PT Bank Lampung dan jajarannya, yang telah menyambut baik gagasan Pemkab Tubaba untuk bekerja sama dalam bidang layanan keuangan pada tingkat Tiyuh, yang hari ini mulai dari menjadikan BUMTi sebagai agen Bank Lampung dalam hal pembayaran pajak daerah.
“Kerjasama ini hendaknya dapat ditingkatkan dalam hal yang lebih luas kedepannya, seperti layanan penyaluran BLT, pembayaran listrik, pembayaran BPJS, penyaluran Pajak Kendaraan Bermotor, pembayaran angsuran leasing kendaraan, dan berbagai bentuk fasilitas permodalan lainnya untuk menjadikan BUMTi menjadi badan usaha yang mandiri dan maju,” terangnya.
Lanjut dia, untuk menjamin keberlangsungan kerjasama dan program ini, pihaknya akan membentuk program pendampingan dari berbagai unsur Pemerintah Kabupaten Tubaba, yang melakukan evaluasi dan memberikan masukan-masukan untuk kemajuan BUMTi dari waktu ke waktu .
“Untuk menjadikan BUMTi sebagai badan usaha yang mandiri dan maju adalah tugas kita bersama. Dan terkhusus kepada PT.Bank Lampung kami berharap dapat diberikan pembinaan, fasilitas dan kemudahan-kemudahan termasuk profit sharing yang menjadi pendapatan bagi BUMTi untuk keberlangsungan operasional BUMTi untuk berkembang. Karena program ini juga mendukung program Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal inklusi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tiyuh,” imbuhnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut DPRD Tubaba, Kejari, perwakilan TNI-Polri, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administratur, Pejabat Fungsional, Kepala Tiyuh dan Pimpinan BUMTi se – Kabupaten Tubaba, para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (D/r)


















Discussion about this post