LAUNCHING SEKOLAH CERIA-ASIK: Bupati Tanggamus Dewi Handajani bersama Kepala BPMP Lampung Johan Ahmadi me-launching pilot project Sekolah CERIA dan ASIK di SMPN 1 Gisting, dengan harapan terjadi peningkatan mutu dan kuantitas pendidikan yang signifikan di Tanggamus dan Lampung. (Foto-foto: AYP)
translampung.id, TANGGAMUS – Menjadi koreksi besar bagi semua lini Pemerintah untuk menaikkan kualitas dan kuantitas pendidikan, khususnya di Provinsi Lampung. Pasalnya telah menjadi tamparan keras setelah adanya informasi ada pelajar di salah satu kabupaten di Lampung ini, terungkap melakukan tindak kriminal dan seksual.
Fakta tersebut diungkapkan Kepala Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung, Johan Ahmadi ketika menghadiri Launching Sekolah Cerdas, Inovatif (CERIA) dan Anak Sekolah Ingin Kuliah (ASIK) yang dipelopori oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Rabu (8/3/2023).
Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengatakan, kehadiran Sekolah CERIA dan ASIK di SMPN 1 Gisting sebagai pilot, akan membawa peningkatan mutu pendidikan. Sebagaimana yang diketahui, pendidikan adalah elemen terpenting dalam membentuk karakteristik generasi bangsa yang derdaya saing keras dalam menghadapi dunia kerja.
”Dengan adanya Sekolah CERIA dan ASIK ini, kita mulai berbenah diri untuk terus menghasilkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kabupaten ini. Dan ke depannya, inovasi ini bisa diikuti oleh seluruh sekolah yang ada di Bumi Begawi Jejama ini. Sehingga dapat terus tercipta SDM yang memiliki daya saing tinggi dalam bertempur dengan kerasnya dunia kerja di masa mendatang,” tegas Bunda Dewi – sapaan akrabnya.
Sementara Kepala BPMP Provinsi Lampung Johan Ahmadi menyebutkan, sangatlah miris, harus mendengar dunia pendidikan di Lampung tercoreng. Sehingga harus sesegera mungkin untuk dicegah dan diminimalisir supaya tidak terulang di kemudian hari.
”Sangat disayangkan dan saya sedih, mendengar ada oknum siswa yang melakukan tindakan kriminal, bahkan hingga asusila. Padahal seharusnya tidak terjadi dan bisa dicegah. Dan ini menjadi pekerjaan rumah yang berat kita semua. Bukan hanya tugas sekolah. Namun pemerintah dan masyarakat selaku wali murid pun ikut andil,” ujar Johan.
Ia menambahkan, dengan adanya inovasi di dunia pendidikan seperti Sekolah Cerdas, Inovatif (CERIA) dan Anak Sekolah Ingin Kuliah (ASIK) Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Gisting, sebagai pilot (percontohan) sekolah. Pilot yang dipelopori oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. itu, diharapkan dapat mengubah kualitas dan kuantitas di Indonesia. Khususnya di Kabupaten Tanggamus, yang nantinya banyak diikuti sekolah lain di seluruh Provinsi Lampung.
”Sekolah CERIA ASIK ini akan menjadi tombak awal peningkatan mutu pendidikan, sehingga mampu mendongkrak tingkat pendidikan Indonesia di mata dunia,” harap Johan Ahmadi.
Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si., Forkopimda Tanggamus, Kepala Dinas Pendidikan Yadi Mulyadi, Sekretaris Dinas Pendidikan Adi Gunawan, S.E., Kabid Pendidikan Dasar Ida Bagus Gusti Budi Pratama, S.Pd., M.M., K3S se-Kabupaten Tanggamus, Camat se-Tanggamus, dan Kepala Sekolah, APDESI, serta Kepala Pekon se-Gisting. (ayp)



















Discussion about this post