PANARAGAN (translampung.id)– Bantuan sosial dari program Maju Sejahtera (Mantra) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, untuk tahun 2022 dipastikan berkurang.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Tubaba, Somad, melalui Sekretaris Yusuf, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Senin (03/10/2022) pukul 11.22 Wib.
Dikatakan Yusuf, bantuan untuk warga kurang mampu di Kabupaten Tubaba melalui program Mantra tersebut, pada tahun ini mengalami penurunan atau pengurangan dikarenakan keterbatasan anggaran.
“Untuk tahun ini, Mantra Tubaba hanya akan disalurkan terhadap 7.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan masing-masing KPM akan menerima bantuan berupa uang senilai Rp.300 ribu per tahun.” Terangnya
Menurutnya, jumlah itu tentunya mengalami penurunan signifikan baik dari segi jumlah penerima maupun jumlah nominal bantuan yang disalurkan, karena pada tahun 2019 dan 2020 lalu terdapat 13.250 KPM, dan pada 2021 disalurkan untuk 17.000 KPM dengan masing-masing KPM menerima bantuan uang senilai Rp.500 ribu per tahun.
“Total alokasi anggaran kita untuk program Mantra Tubaba tahun ini hanya sekitar Rp 2,4 Miliar. Dan rencananya akan disalurkan pada bulan depan atau November 2022 mendatang, karena kita juga sedang menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan di Provinsi serta proses SK Bupati untuk pelaksanaan program Mantra.” Jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan, adapun untuk data penerima program Mantra, dipastikan telah tervalidasi dengan baik dan sesuai hasil verifikasi dan validasi lapangan oleh petugas.
“Data KPM pada tahun ini kita ambil dari data tahun lalu, tetapi kita perkecil jumlahnya dengan memilih warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan atau layak dan tidak menerima bantuan lainnya seperti PKH, BPNT, maupun BLT DD. Sebab, dari jumlah KPM pada tahun lalu memang hampir sebagian telah menjadi penerima BLT DD dari Tiyuh masing-masing.” Ujarnya.
Lanjut dia, adapun mekanisme penyaluran bantuan Mantra nantinya tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya melalui 3 Bank, yakni, Bank Lampung, BNI, dan Syariah Tani.
“Meskipun tidak banyak, kita berharap bantuan ini bisa sedikit membantu masyarakat. Dan untuk tahun mendatang, kita belum bisa memastikan apakah program ini masih berlanjut atau tidak, karena melihat situasi dan kondisi.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post