PANARAGAN (translampung.id)– Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Pasar pada tahun 2022 telah mencapai Rp.434 juta atau 60 persen lebih dari target yang ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Diskoperindag Tubaba, Khairul Amri, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Rabu (03/8/2022) pukul 11.30 Wib.
“Untuk PAD retribusi Pasar Kabupaten Tubaba pada tahun 2022 berdasar catatan hingga bulan Juli sudah mencapai realisasi Rp.434 juta dari target yang ditetapkan sebesar Rp.720 juta. Sehingga sudah tercapai 60 persen lebih.” Terangnya.
Adapun PAD retribusi Pasar tersebut diambil dari 3 Pasar Kabupaten yang ada di Tubaba yakni, Pasar Panaragan Jaya, Mulya Asri, dan Dayamurni.
“Retribusi kita ini berupa pelayanan pasar, sewa toko atau grosir, dan salar. Yang mana dalam hal retribusi Pasar ini kita bekerjasama dengan pihak ketiga.” Jelasnya.
Lanjut dia, adapun untuk pasar Pulung Kencana masih belum masuk target PAD, karena baru dilaunching dan tahap penyesuaian.
“Kita optimis untuk target PAD retribusi Pasar di Kabupaten Tubaba tahun 2022 ini dapat tercapai 100 persen.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post