PANARAGAN (translampung.id)– Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai menunjukkan eksistensinya dengan penjaringan atlet melalui turnamen game online.
Kepengurusan yang baru dilantik pada 10 Januari 2022 di ballroom hotel horison tersebut, menggelar turnamen game online jenis Mobile Legend dalam rangka menyongsong kegiatan Piala Gubernur Esport Lampung 14-19 Maret, sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Tubaba ke 13.
“ESI ini adalah organisasi induk cabang olahraga Esports yang telah diakui di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dimana pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) diketuai oleh Budi Gunawan dan resmi dilantik pada 18 Januari 2020 di Hotel Kempinski, Jakarta.” Kata Ketua ESI Tubaba Merdiansyah didampingi Bendahara Umum Mohammad Afif, kepada translampung.id, Sabtu (12/3/2022).
Untuk itu, setelah pelantikan hingga Pengurus Cabang di Kabupaten, saat ini pihaknya mulai mengembangkan sayap dan menunjukkan eksistensinya melalui pagelaran turnamen yang diselenggarakan di Pasar Tradisional Modern Pulung sejak 5-12 Maret 2022.
“Perlombaan game online Mobile Legend ini merupakan kali pertama yang bekerjasama dengan beberapa sponsorship swasta, dan KONI Tubaba sebagai dewan pengarah kegiatan.” Ujarnya.
Lanjut dia, pada kegiatan kali ini terdapat 50 tim yang telah mendaftarkan diri dan berlaga, dengan masing-masing tim terdiri dari 5 pemain inti dan 1 cadangan.
“Pada malam ini kita telah memasuki babak final mengambil juara 1,2,3, dan 4. Para juara akan diberikan uang pembinaan, trophy, hingga piagam. Dan untuk tim yang juara 1 otomatis masuk dalam 32 besar piala Gubernur Cup.” Terangnya.
Tujuan pelaksanaan turnamen tersebut adalah untuk mencari bibit-bibit atlet Esports player game online terbaik, untuk selanjutnya akan dibina dan dibawa untuk kejuaraan yang lebih besar lagi.
“Untuk diketahui, Esports saat ini merupakan salah satu Cabor yang telah dipertandingkan di Porprov dan PON bahkan internasional, dengan jenis olahraga game online yang didalamnya terdapat 4 macam, yaitu game online Mobile Legend, Free Fire, PUBG, dan @Football Pes 2021.” Jelasnya.
Dia juga menerangkan, kedepan ESI Tubaba akan mengadakan pembinaan berkala, seperti mengadakan kegiatan rutin dengan mengadakan lomba-lomba guna penjaringan atlet, serta melakukan pembinaan dengan sosialisasi ke Sekolah-sekolah agar Esport masuk dalam ekstrakurikuler di dalam Sekolah.
Sementara itu, Ketua KONI Tubaba, Kodari, menyambut baik dan mendukung kehadiran ESI sebagai salah satu cabang olahraga berprestasi.
“Kalau dulu mungkin bermain game hanya buang waktu saja, tetapi kini justru menjadi prestasi dan dapat menghasilkan uang. Oleh karenanya, diharapkan ESI Tubaba dapat terus meningkatkan popularitas game online di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai agar semakin dikenal dan memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya muda-mudi.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post