
translampung.id, TANGGAMUS – Armada Ambulans Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur, yang hendak antar pasien ke rumah sakit, mengalami kecelakaan lalu lintas Jumat (11/3) sekitar pukul 15.15 WIB. Akibat bersenggolan dengan pemotor yang baru berusia sebelas tahun, pasien di dalam ambulans yang awalnya hendak berobat, kini meregang nyawa.
Peristiwa yang kontan menyedot perhatian warga ini, dibenarkan Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus, Bripka. Kuswanto. Dia menerangkan kepada translampung.id, lakalantas Jumat sore terjadi antara mobil ambulans Pekon Kotaagung Timur bernomor polisi BE 2146 YX dengan bocah sebelas tahun yang mengendarai Yamaha Mio Soul GT warna putih B 3916 FIQ. Tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Lintas Barat ruas Pekon Banjarnegeri, Kecamatan Gunungalip, Kabupaten Tanggamus.
“Di dalam (mobil) ambulans, total ada tujuh orang. Yaitu sopir beserta enam penumpang. Kondisi pasien yang memang sudah sakit dan berada di dalam mobil ambulans pun, tak bisa diselamatkan meski sudah tiba di rumah sakit,” ujar Kuswanto melalui pesan WhatsApp, mewakili Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Amsar, S.Sos.
Dia menjelaskan dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi oleh anggota Satlantas Polres Tanggamus, awalnya pemotor dan mobil ambulans sama-sama melaju satu arah. Yaitu dari arah Gisting menuju Talangadang. Setibanya di lokasi, sopir ambulans hendak mendahului si bocah pengendara sepeda motor. Diduga saat posisi mobil sudah tanggung dan berada di samping kanan, bocah pemotor pun membelokkan laju kendaraannya ke arah kanan.
“Akibatnya, setang sepeda motor tersenggol bodi mobil ambulans dan pemotor terjatuh. Sopir ambulans kaget dan langsung banting setir ke kiri. Kemudian ambulans terbalik sekitar lima kali setelah menabrak gundukan tanah tidak rata,” ujar kanit laka.
Dia menuturkan, sopir mobil ambulans adalah Zulkhofar (47). Penumpang di samping sopir (kiri depan) adalah Riki Abdul Rahman (31). Lalu penumpang di bagian belakang adalah Saufiah (60), Sukma Jaya (25), dan balita perempuan bernama Siti Aisah (5). Mereka semua merupakan warga Pekon Kampungbaru. Kemudian satu penumpang asal Pekon Tanjungjati, Kecamatan Kotaagung Timur bernama Sulaiman (25).
“Pasien yang akan diantarkan ke rumah sakit bernama Rohmah (30). Warga Pekon Kampungbaru. Ia meninggal dunia (MD) pada saat tiba di Rumah Sakit Panti Secanti Gisting. Sopir dan semua penumpang ambulans dilarikan ke Rumah Sakit Panti Secanti Gisting setelah kejadian,” kata Kuswanto.
Untuk pengendara sepeda motor, berinisial ZRA (11) dengan alamat Kecamatan Gunungalip. Menurut kanit laka, ZRA mengalami luka patah jari kelingking dan jari manis kiri. Awalnya dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panti Secanti. Namun kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu. Sementara penumpang ambulans, Riki Abdul Rahman, mengalami patah lengan kiri.
“Sirine dan lampu rotator ambulans dalam kondisi menyala sebelum alami lakalantas.
Lalu dari informasi yang kami dapatkan, bocah pemotor ini hendak berangkat mengaji. Dari segi usia, pemotor belum layak mengendarai sepeda motor di jalan raya. Terlebih dia juga tidak mengenakan helm,” tandas Kuswanto seraya mengimbau kepada seluruh orang tua agar mendisiplinkan para buah hati yang belum layak mengendarai kendaraan bermotor, untuk tidak nekat mengendarai kendaraan bermotor demi keselamatan semua pihak. (ayp)















Discussion about this post