TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melakukan Evaluasi hasil Monitoring pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tingkat SMP yang sudah mulai memberlakukan sistem tatap muka.
Dikatakan Kepala Disdik Tubaba, melalui Sekretaris Abdul Rohman, saat dikonfirmasi translampung.com pada Selasa (14/7/2020) pukul 13.35 Wib. Bahwa hari ini, Disdik melakukan Kegiatan Evaluasi hasil Monitoring yang dilakukan pada hari Senin (13/7/2020).
“Dari hasil Evaluasi itu, terdapat Sekolah yang masih belum siap. Karena sesuai dengan peraturan Bupati yang telah diedarkan beberapa waktu lalu, KBM harus memenuhi standar Protokol Kesehatan, seperti Termometer Suhu badan, tempat cuci tangan, memakai Masker, menjaga jarak, dan dalam satu kelas hanya boleh diisi maksimal 18 Murid,” terangnya.
Dari 9 Kecamatan, lanjut dia, ada satu Sekolah yang belum siap, karena belum memenuhi standar Kesehatan, yakni tidak adanya Termometer Suhu, dan tempat cuci tangan.
Adapun untuk sistem pembagian Shift murid yang masuk kelas, jelas dia, harus dibagi 2 Shift jika melebihi 18 orang, yakni pagi dan siang. Selain itu, jam pelajaran juga dipersingkat hanya 4 jam saja.
“Bagi Sekolah yang masih ada kekurangan, maka kita tunggu maksimal selama satu minggu ini untuk segera dibenahi. Dan Disdik juga akan selalu memantau KBM yang berlangsung, guna memastikan Sekolah mematuhi peraturan yang telah ditetapkan dan kelancaran proses pembelajaran,” imbuhnya. (D/R)


















Discussion about this post