Lampung Utara, Translampung.Id -–Bejat. Kata itu mungkin yang pantas disandang oleh IR (48) warga desa gunung raja kecamatan Sungkai Barat yang diduga melakukan pencabulan serta persetubuhan terhadap anak tirinya selama delapan tahun.
IR akhir ditangkap satuan Reskrim polres Lampung Utara, yang mendapat laporan dari layanan call center 110 polres Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Herawati, membenarkan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak tersebut.
Ia menjelaskan, kasus ini terungkap setelah korban menghubungi layanan Call Center 110 Polres Lampung Utara pada Minggu (1/11/2026) yang melaporkan adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh ayah tiri nya sendiri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pamapta 3 Polres Lampung Utara bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), personel piket fungsi, serta dibantu personel Polsek Sungkai Selatan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan korban serta terduga pelaku.
” Berdasarkan laporan polisi, dugaan perbuatan tersebut terjadi dalam kurun waktu 2018 hingga 2026, saat korban masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Peristiwa terakhir dilaporkan terjadi pada Kamis (29/10/2026)
Dalam uraian laporan, terduga pelaku diduga membawa korban ke kamar, kemudian melakukan pengancaman sebelum melakukan persetubuhan.
” Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu lembar surat hasil pemeriksaan visum untuk kepentingan proses penyidikan.
Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 473 ayat (1), (2), (4), dan (9) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.” Ucap Iptu Herawati, Sabtu 7 Nopember 2026.
Kasi Humas IPTU Herawati menegaskan bahwa Polres Lampung Utara berkomitmen menangani perkara yang melibatkan perempuan dan anak secara profesional serta memberikan perlindungan terhadap korban.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan anak.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian serius Polres Lampung Utara. Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap anak agar dapat segera ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (EK)


















Discussion about this post