PANARAGAN (TransLampung.ID)-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, telah menuntaskan seluruh rangkaian Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau jabatan setingkat Eselon II.b.
Saat ini, proses memasuki tahap akhir dengan menunggu Persetujuan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum penetapan dan pelantikan pejabat definitif dilakukan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tubaba, Novian Priahutama, melalui Kepala Bidang Mutasi dan Diklat Rahman, mengatakan seluruh tahapan seleksi telah diselesaikan sesuai jadwal. BKPSDM kini tengah menyampaikan laporan hasil seleksi kepada BKN sebagai bagian dari proses administrasi untuk memperoleh Persetujuan Teknis.
“Seluruh tahapan seleksi sudah selesai. Saat ini kami sedang menunggu Persetujuan Teknis dari BKN. Setelah Pertek diterbitkan, akan diumumkan 3 peserta terbaik pada masing-masing jabatan sebelum dilakukan penetapan dan pelantikan pejabat definitif” Kata Rahman, saat dikonfirmasi TransLampung.ID di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).
Diterangkan Rahman, pelaksanaan seleksi terbuka ini dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Tubaba memperoleh persetujuan dari BKN melalui Surat Nomor 28478/R-AK.02.03/SD/K/2026 tertanggal 3 Juni 2026. Seleksi digelar sebagai implementasi sistem merit dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama guna menghasilkan pejabat yang profesional, berintegritas, memiliki kompetensi, serta rekam jejak yang baik.
Sebanyak 7 jabatan strategis yang dibuka dalam seleksi kali ini meliputi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Seleksi terbuka diawali dengan pengumuman dan pendaftaran yang berlangsung pada 10 hingga 24 Juni 2026 melalui portal ASN Karier BKN. Tahapan berikutnya meliputi seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak, Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural yang dilaksanakan oleh Tim Asesor BKPSDM Kota Tangerang, penulisan esai dan makalah, hingga wawancara oleh Panitia Seleksi.
“Berdasarkan data BKPSDM Tubaba, sebanyak 36 peserta mengikuti seleksi dengan total 46 berkas lamaran karena terdapat satu peserta yang melamar pada dua jabatan berbeda” jelas Rahman.
Lanjut dia, pada tahap seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak, sebanyak 35 peserta dengan 44 berkas dinyatakan memenuhi syarat. Jumlah tersebut kemudian menyusut menjadi 30 peserta dengan 38 berkas setelah mengikuti Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural.
Selanjutnya, sebanyak 28 peserta dinyatakan lolos pada tahapan penulisan esai dan makalah dengan total 35 berkas. Jumlah tersebut bertahan hingga tahap wawancara dengan 34 berkas yang diproses. Seluruh tahapan seleksi menggunakan sistem gugur.
Panitia Seleksi terdiri dari lima orang yang berasal dari unsur akademisi, mantan birokrat, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat, Inspektorat Provinsi Lampung, dan BPSDM Provinsi Lampung. Sementara penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural dilakukan secara independen oleh delapan asesor dari Kota Tangerang.
Rahman menjelaskan, setelah Persetujuan Teknis diterbitkan oleh BKN, Pemerintah Kabupaten Tubaba akan mengumumkan 3 peserta terbaik pada masing-masing jabatan. Selanjutnya, Pejabat Pembina Kepegawaian akan menetapkan pejabat terpilih berdasarkan rekomendasi Panitia Seleksi sebelum dilakukan pelantikan.
Ia berharap proses administrasi di BKN dapat segera selesai sehingga pengisian 7 jabatan strategis tersebut dapat segera dituntaskan.
“Target kami, pelantikan dapat dilaksanakan secepatnya setelah seluruh proses administrasi dan Persetujuan Teknis dari BKN selesai” Imbuhnya. (Dirman)



















Discussion about this post