Banjit (translampung.id) – Upaya TNI/Polri, Basarnas Pemprov Lampung, BPDB Kabupaten Way Kanan dan masyarakat yang responsif dan sinergi berhasil menemukan korban bernama Siran (62) warga Kampung Sumber Sari Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, Minggu(12/03/2023).
Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menyampaikan, Pencarian selama tiga hari oleh Pencarian tersebut dilakukan oleh personil TNI/Polri, BPBD, Basarnas, relawan dan masyarakat sekitarnya, dari titik hilangnya korban dengan menggunakan alat seadaanya berupa 1 ( satu ) unit alkon dan cangkul dan pada pukul 13.30 korban berhasil ditemukan dan saat ini dibawa kekediaman rumah duka korban.
“Korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di kayu dikedalam sekitar setengah meter yang berjarak sekitar 10 meter dari titik awal hilangnya korban tertimbun tanah longsor. Selanjutnya Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Kampung Sumber Sari,” terang Kapolres.
Masih menurut orang nomor satu di Polres Way Kanan ini, sementara untuk kejadian tanah longsor di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan, korban jiwa atas nama ibu Khotimah (31) dan anaknya M Diki Saputra (4) warga Pekon Tanjung Raya Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat. Saat ini kedua korban masih belum ditemukan Tim SAR TNI-Polri dan masyarakat dan masih dalam proses pencarian.
Seperti diketahui, musibah tersebut terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 10.00 Wib warga Dusun Pati Kampung Sumber Sari yang berjumlah sekitar 15 orang mengadakan gotong royong perbaikan pipa air bersih yang digunakan oleh warga setempat dan sekitar nya untuk keperluan mandi cuci kaki.
“Beberapa saat kemudian terjadi tanah longsor yang menimbun 4 orang warga yang saat itu berada dilokasi gotong royong, yakni Joko Susilo (25 th) dan Agus Widodo ( 20 th), Ngadiyanto (60) dan Siran (63) tahun. Joko Susilo dan Agus Widodo berhasil diselamatkan warga, Satu korban Ngadiyanto yang sudah tertimbun masih terlihat berhasil di evakuasi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Namun saat warga hendak menyelamatkan Siran tanah kembali longsor lebih besar dan warga berlarian menyelamatkan diri”, ungkap Kapolsek Banjit ini.
Masih menurut Iptu Supriyanto, Tim penyelamat harus ekstra hati-hati, akses jalan hanya bisa dilalui sepeda motor (dengan ban motor belakang dipasangi rantai motor) untuk kendaraan roda empat tidak bisa melintas kelokasi.
“Selain itu tanah longsor kedua juga terjadi di Kampung Juku Batu Kecamatan Banjit pada hari Jumat sekitar pukul 08.00 Wib yang menelan dua korban jiwa yakni Khotimah (31) bersama anaknya M. Diki Saputra (4). Sejauh ini proses pencarian terhadap Tiga korban tanah longsor tersebut masih berlangsung”, terang Kapolsek Banjit ini.(Yudi)



















Discussion about this post