PANARAGAN (translampung.id)– Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengalami penambahan sepanjang Tahun 2022 ini.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tubaba, Novian, melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas Profesi ASN, Feri Yanto, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Senin (26/12/2022).
“Untuk jumlah Pegawai ASN Tubaba berdasarkan catatan atau data kita per Januari 2022 lalu total berjumlah 2.880 ASN, dan hingga saat ini telah mencapai 3.391 ASN.” Kata Feri.
Menurutnya, adapun penambahan jumlah ASN di Tubaba pada tahun ini berasal dari hasil perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 486 orang yang telah dibagikan SK nya beberapa waktu lalu.
“Selain itu, terdapat juga pengangkatan CPNS dari Formasi Tahun 2021 lalu sebanyak 82 orang, pengangkatan CPNS dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) 6 orang, dan Mutasi masuk sebanyak 13 orang.” Jelasnya.
Namun, lanjut dia, meski ada penambahan, tidak dapat dipungkiri juga bahwa Pemkab Tubaba kehilangan sejumlah ASN, karena sepanjang tahun 2022 ini terdapat 64 ASN yang Pensiun dan 12 ASN mutasi keluar daerah.
“Sebenarnya kalau tidak ada yang pensiun dan mutasi keluar daerah, maka jumlah ASN di Tubaba ini sudah mencapai 3.467.” Terangnya.
Dirinya juga menerangkan, adapun proyeksi kebutuhan ASN yang harus direkrut untuk dapat menjalani pelayanan prima kepada masyarakat di Kabupaten Tubaba ini, maka masih dibutuhkan sekitar 2.684 ASN lagi.
“Kita masih terus mengusulkan ke Pemerintah Pusat terkait proyeksi kebutuhan ASN di Tubaba dari berbagai formasi, dengan harapan jika di Tahun 2023 nanti ada penerimaan ASN maka kita bisa mendapatkan kuota, sehingga dapat segera memenuhi kebutuhan ASN tersebut.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post