PANARAGAN (translampung.id)– Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Dedi Priyono,S.H., mengimbau agar masyarakat khususnya generasi muda untuk dapat bijak menggunakan media sosial dan menghindari berita Hoaks.
Menurutnya, mengingat menjelang pesta demokrasi atau Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang, tidak dapat dipungkiri saat ini mulai banyak informasi-informasi Hoaks yang dapat memprovokasi masyarakat.
Demikian itu disampaikannya saat mengisi materi Sosialisasi kepada Pemilih Pemula yang diselenggarakan oleh KPU Tubaba di Wisma Asri, Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah, pada Selasa (15/11/2022).
“Masyarakat yang paling utama atau harus diberikan edukasi tentang Hoaks ini memang adalah para Pemilih Pemula, karena mereka ini akan menjadi target kontestan politik yang memiliki kepentingan disitu. Jika tidak diberikan pengetahuan tentang informasi yang benar, mereka akan ikut dalam penyebaran informasi palsu atau Hoaks.” Kata Dedi.
Dirinya mengungkapkan, pentingnya masyarakat tahu dan mengerti mana informasi yang benar melalui media-media resmi, karena mungkin akan ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang saat menjelang Pemilu ini ingin membuat situasi gaduh.
“Untuk membedakan informasi Hoaks atau tidak itu sebenarnya cukup mudah, ciri-ciri Hoaks biasanya konten atau beritanya mengandung unsur provokatif, kemudian menebar ujaran kebencian, menjustice dan menuduh atau menuding satu kelompok atau individu ke arah negatif.” Jelasnya.
Kat dia, masyarakat harus memahami informasi Hoaks sangatlah berbahaya karena dapat memfitnah orang lain dan memicu keributan. Olehnya, masyarakat harus memiliki kemampuan memilah dan memilih mana berita yang benar dan mana yang keliru.
Namun, dalam memerangi Hoaks, tentunya diperlukan juga kerjasama berbagai pihak, mulai dari Pemerintah dalam hal ini Dinas Kominfo, kemudian KPU, Bawaslu, hingga para Insan Pers agar dapat memberikan edukasi terkait konsumsi informasi.
“Terkhusus kepada Insan Pers atau Jurnalis di Kabupaten Tubaba, saya juga mengajak dan mengimbau agar kita turut andil dalam memerangi Hoaks, senantiasa menjaga kondusifitas serta memberikan informasi yang dapat mendidik dan bermanfaat untuk masyarakat yang kebenarannya pun dapat dipertanggungjawabkan.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post