PANARAGAN (translampung.id)– Berlokasi di kawasan Uluan Nughik, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai membangun gedung Mall Pelayanan Publik (MPP).
Dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Tubaba, Dr.Zaidirina, saat dikonfirmasi translampung.id pada Kamis, (10/11/2022). Bahwa pembangunan gedung MPP tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Tubaba saat ini, sebagai upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Untuk MPP, saat ini sudah mulai kita bangun, dan pengerjaannya kita bagi dua tahap. Untuk tahap pertama, pembangunan MPP tersebut kita anggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022, dan untuk tahap kedua akan dianggarkan di APBD 2023.” Jelasnya.
Menurutnya, sebagai pusat berbagai pelayanan yang dibutuhkan oleh publik, gedung MPP yang dibangun itu nantinya akan diisi oleh seluruh Instansi yang bersentuhan dengan pelayanan termasuk Instansi Vertikal, sehingga akan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan dalam satu atap dan satu tempat.
“Akan ada sekitar 37 Instansi yang bergabung di MPP, dan nantinya pelayanan pada MPP Tubaba akan sedikit berbeda dengan MPP daerah lain. Sebab, MPP Kabupaten Tubaba akan kita integrasikan juga dengan pelayanan yang ada di Tiyuh (Desa). Sehingga, kedepannya masyarakat bisa juga ke Tiyuh jika membutuhkan pelayanan yang ada di MPP meski tidak harus ke gedung pusat MPP nya.” Terangnya.
Lanjut dia, semula MPP Tubaba direncanakan akan ditempatkan di Pasar Pulung Kencana, tetapi dikhawatirkan akan mengganggu fungsi Pasar itu sendiri. Oleh karenanya, lebih baik dibangun gedung baru di tempat yang berbeda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tubaba, Iwan Mursalin, melalui Kabid Cipta Karya, Restu, mengungkapkan. Bahwa pembangunan gedung MPP yang merupakan inovasi dan program prioritas Pj.Bupati Tubaba Dr.Zaidirina tersebut, diasumsikan akan menelan anggaran hingga mencapai Rp.10 Miliar.
“Bangunan MPP Tubaba terdiri dari dua bangunan yang dibangun dengan konsep industrial tropis, dengan dinding bernada monokrom finishing beton ekspos, dan ruangannya Loss. Sehingga, dua bangunan itu dikonsep ruangnya dapat menampung sekitar 37 Instansi pemberi pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, swasta, pengusaha, dan pihak-pihak lainnya.” Paparnya.
Lanjut dia, struktur bangunan menggunakan baja berat, finishing beton ekspose, dan atap bangunan memanjang ke belakang dengan ukuran 13 x 30 meter.
“Untuk di tahap satu tahun ini, Pemkab Tubaba menganggarkan dana pembangunan dua bangunan MPP tersebut senilai Rp.2,3 Miliar, yang ditargetkan selesai pembangunannya pada Desember 2022. Sedangkan, untuk tahap dua akan dikerjakan di 2023 yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun, dengan harapan dua bangunan MPP itu sudah dapat launching dan digunakan untuk pelayanan kepada publik secara maksimal di 2023 nanti.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post