PANARAGAN (translampung.id)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, berkomitmen untuk memaksimalkan manfaat program Kartu Petani Berjaya (KPB) di wilayah setempat.
Menurut Plt.Kepala Dinas Pertanian Tubaba, Reny Dewi Rafia, bahwa Kabupaten Tubaba memiliki komitmen kuat dalam mensukseskan Program Pemerintah Provinsi Lampung tersebut, dan saat ini telah ada tim khusus yang bergerak melaksanakan program itu, yaitu Tim Implementasi dan Pengembangan Program Kartu Petani Berjaya yang di SK-kan oleh Bupati Tubaba.
“Kemarin (31/8) kita telah mengadakan rapat yang dihadiri langsung oleh Pj.Bupati Zaidirina Wardoyo beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dimana selain membentuk Tim itu, Pemkab Tubaba juga secara khusus menyiapkan anggaran pada APBD-P 2022 untuk memaksimalkan pelaksanaan program KPB. Dalam waktu dekat, Pemkab Tubaba juga akan membentuk KPB Center sebagai pusat konsultasi bagi para petani.” Kata Reny, kepada translampung.id, Kamis (01/9/2022).
Pada kesempatan Rapat Koordinasi yang berlangsung kemarin, beberapa OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Tubaba juga menegaskan dukungannya untuk menyukseskan program KPB, apalagi mengingat juga menjelang persiapan KPB Award oleh Gubernur Lampung Tahun 2022.
Diantara dukungan itu misalnya, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Tubaba Ahmad Haryanto mengatakan pihaknya secara aktif melakukan verifikasi dan validasi data penduduk peserta KPB.
Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh Tubaba, Sofyan Nur mengatakan pihaknya akan mengajak jajaran Pemerintahan Tiyuh (Desa) agar mendorong warganya yang berprofesi sebagai petani memanfaatkan program KPB.
Sedangkan Kepala Dinas Kominfo Tubaba, Eri Budi Santoso berkomitmen untuk turut mensosialisasikan program KPB melalui jejaring informasi dan pemberitaan.
Oleh karenanya, kata Reny, Penjabat Bupati Tubaba Zaidirina juga mengajak jajaran aparatur di wilayahnya untuk mendukung terlaksananya program Kartu Petani Berjaya (KPB), mengingat program tersebut memberi banyak manfaat bagi masyarakat khususnya para petani.
“Program KPB ini harus benar-benar dilaksanakan secara maksimal sehingga memberi manfaat, bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan.” Ucapnya.
Manfaat yang dapat diakses oleh petani melalui program KPB, diantaranya dalam memperoleh sarana produksi, akses permodalan, pendampingan, asuransi, beasiswa anak petani, dan juga pemasaran.
“Saat ini sudah ribuan petani yang menjadi anggota program KPB. Mereka telah dapat mengakses manfaat dari program tersebut, di antaranya dalam melakukan penebusan pupuk subsidi dan juga Kredit Usaha Rakyat, sehingga diharapkan program ini dapat berjalan maksimal.” Imbuhnya. (D/r).

















Discussion about this post