TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Terhitung sejak 1 Januari 2020, Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, terus meningkat sampai dengan 418 Kasus.
Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, saat dikonfirmasi translampung.com diruang kerjanya pada Senin (13/7/2020) pukul 09.40 Wib. Bahwa dari jumlah total tersebut, Kasus terbanyak berada di Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), dan tidak ada yang meninggal dunia.
“Berdasarkan data yang kita himpun, Kasus DBD di Tubaba sampai dengan hari ini, mencapai 418 Kasus yang tersebar di 9 Kecamatan yakni, Kecamatan Tulangbawang tengah 193 Kasus, Tulangbawang udik 14, Tumijajar 97, Lambu Kibang 48, Gunung Terang 19, Batu Putih 5, Gunung Agung 31, Way Kenanga 3, dan Pagar Dewa 8 Kasus,” paparnya.
Data tersebut masih bersifat sementara, lanjut dia, mengingat musim hujan pun masih berlanjut. Jika melihat data itu, maka Kasus DBD tahun 2020 hampir seperti pada tahun 2016, yang merupakan Kasus terbanyak di Kabupaten Tubaba dengan mencapai 485 Kasus, dan 1 meninggal.
“Kasus tahun 2020 meningkat daripada tahun sebelumnya, yang mana pada tahun 2019 kita mencatat terdapat 185 Kasus, kemudian 2018 hanya 30, dan 2017 terdapat 32 Kasus saja, serta keterangan meninggal dunia tidak ada,” terangnya.
Sebagai langkah terakhir, Dinas Kesehatan telah melakukan fogging di setiap rumah yang terkena DBD dengan radius 200 Meter Persegi, untuk membunuh Nyamuk Aedes Aegypti.
“Untuk itu, diharapkan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat-tempat air yang tergenang. Karena Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini juga tergolong ke dalam penyakit yang mematikan,” imbuhnya. (D/R)

















Discussion about this post