TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)-
Dampak Corona Virus Disease (Covid-19) ditanah air hingga seluruh dunia sejak beberapa bulan terakhir, itu sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.
Dampak tersebut tidak hanya dirasakan warga petani, namun juga berimbas terhadap para pedagang, hingga pengusaha mikro kecil dan menengah di tanah air.
Kendati demikian, upaya membantu para pedagang tradisioanal dalam menjajakan dagangan mereka, Bhayangkari Polda Lampung melaksanakan kegiatan
Saatnya Ikut Gerak untuk Rakyat (SIGER) serentak, yang notabene program tim PKK Provinsi Lampung.
Diungkapkan Wakil ketua Bhayangkari Polda Lampung Ny. Henny suryani sudarsono bersama Bhayangkari Polda Lampung mengatakan. Kegiatan SIGER tersebut bertempat di jalan Soekarno Hatta, depan Batalyon A Brimob Polda Lampung. Yang dihadiri langsung oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sudarsono SH.M.Hum.
“Paket yang kita diberikan berupa sayuran, telur, aneka bumbu dan susu kemasan.
Bahan bahan tersebut dibeli langsung dari petani dan pedagang tradisional yang saat ini sedang kesulitan dalam memasarkan dagangannya.” Kata Heny dalam pres realisnya di kutip translampung.com pada (17/5 2020) sekitar pukul 21.01 Wib.
Menurutnya, arti dari gerakan SIGER sendiri yakni (Saatnya Ikut Gerak untuk Rakyat), sementara untuk pembagian dilakukan dengan cara digantung di pagar atau meja guna menghindari kontak fisik dan menjaga jarak, dengan cara seperti ini bahwa kita tetap mematuhi Protokol Covid-19.
“Penerima bantuan ini merupakan masyarakat pengguna jalan yang melintasi di jalan Soekarno Hatta (baypass), sementara, Ucapan terimakasih disampaikan masyarkat penerima bantuan, mereka sangat senang dan terbantu dengan adanya bantuan kepedulian Polri yang diberikan langsung oleh Bhayangkari dan Polda Lampung.” Jelasnya.
Dalam kesempatan itu. Wakapolda Lampung dan Bhayangkari Polda Lampung menghimbau agar masyarakat tetap mentaati Protokol Covid-19, anjuran Pemerintah untuk tetap berada dirumah saja dan tetap menjaga jarak serta kebersihan dengan mencuci tangan dan menggunakan masker maupun menjaga imun tubuh.
“Kita berharap kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya masyarakat supaya dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung.” Imbuhnya (D/R).


















Discussion about this post