Lampung Utara, Translampung.Id — Pemerintah kabupaten Lampung Utara melalui dinas perindustrian dan perdagangan melakukan sidak bahan pokok dan minyak goreng ke gudang alfamart Kotabumi, Senin 18 mei 2026 sekira pukul 14:30 Wib
Langkah ini dilaksanakan kepala dinas dinas perindustrian dan perdagangan Hendri, setelah berkoordinasi dan instruksi dari pimpinan daerah. Untuk memantau stock minyak goreng dan kebutuhan bahan pokok lainnya dilampung Utara
Dikatakan Hendri, dari hasil sidak yang dilakukan pihaknya, didapati bahwa untuk stock minyak goreng digudang pendistribusian Alfamart kosong, hanya ada stock minyak goreng buatan lokal, itupun sangat terbatas.
Adapun penyebab nya lanjut Hendri, karena terkendala beberpa hal yang berlaku secara global antara lain harga bahan mentah minyak goreng yang mengalami kenaikan secara global dan ada perubahan pengaruh geopolitik akibat adanya perang.
” Dampaknya, hingga saat ini belum ada pengiriman atau suplay dari beberapa distributor/principal minyak goreng mitra gudang alfamart, dari hasil konsultasi pihak gudang alfamart ke beberapa distributor yang ada dijakarta, palembang dan daerah lainnya penyebab dari belum disuplaynya minyak goreng oleh distributor karena terkendala beberpa hal diatas.” Ujarnya.
Hingga saat ini pihak pimpinan gudang alfamart masih menunggu kiriman dari beberapa distributor yg bermitra. Untuk diketahui bersama bahwa minyak goreng yg berasal dr beberapa distributor adalah minyak goreng jenis premium, jelasnya Hendri lagi.
Selanjutnya, untuk beberpa gerai/toko indomaret yang juga mengalami kekosongan minyak jenis premium, kami telah melakukan koordinasi langsung dengan pak Ade pimpinan indomaret yg berada dibandar lampung.
Disampaikan pak Ade melalui via tlp dan WA bahwa penyebab minyak goreng tidak ada di beberapa gerai indomaret juga sama dg beberapa hal penyebab diatas.
Selanjutnya pemkab lampung utara melalui dinas perindag lampura yg berkolaborasi dengan dinas perindag provinsi lampung telah mulai mengadakan kegiatan operasi pasar murah minyak goreng bersubsidi yaitu minyakita,
kegiatan operasi pasar murah dilaksanakan selama bulan mei dihari kerja mulai pukul 09.00 WIB dipasar tradisional pasar sentral (pasar ini merupakan pasar tradisional pantauan SP2KP oleh kementerian perdagangan RI, Kementerian dalam negeri RI dan dinas perindag provinsi lampung),
Untuk kegiatan ini, sebanyak 350 dus minyak goreng bersubsidi minyakita dengan harga jual 15.500 dan HET 15.700 sedangkan dipasaran saat ini harga minyakita sekitar 19.000 s/d 21.000, hal ini sebagai salah satu langkah/terobosan untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng yang pada akhirnya bisa sebagai salah satu faktor untuk pengendalian inflasi dilampung Utara.pungkasnya (Ek)

















Discussion about this post