KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID — Panitia Seleksi Terbuka (Panselter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kota Metro mencatat sebanyak 21 berkas pelamar yang masuk.
Di mana dari 21 berkas yang masuk tersebut berasal dari 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar pada Selter 3 JPTP di Kota Metro.
Berkas lamaran tersebut diketahui tercatat masuk hingga hari terakhir batas penutupan pendaftaran Selter pada Rabu 15 Oktober 2025.
Diketahui, ke-16 ASN tersebut akan merebutkan 3 jabatan strategis Esselon II Pemerintah Kota Metro. Adapun ketiga jabatan tersebut antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Lalu, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Metro.
Dikonfirmasi awak media, Pansel JPTP yang juga Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kota Metro, Suwandi, mengatakan hingga hari terakhir pendaftaran terdapat 21 berkas yang masuk ke Pansel. Dari total berkas tersebut hanya 16 orang yang mendaftar.
“Jadi ada beberapa ASN yang mendaftar lebih dari satu formasi,” terangnya dikonfirmasi pada Kamis 16 Oktober 2025.
Menurutnya, tingginya jumlah pelamar tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan keyakinan diri para ASN. Ini terutama kompetensi yang dimilikinya dengan jabatan yang diperebutkan.
“Ketiga jabatan ini bukan hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan membaca. Kemudian menavigasi dinamika antar perangkat daerah, sehingga dapat memimpin OPD dengan baik kedepannya,” katanya.
Diakui Suwandi bahwa banyaknya pelamar yang mendaftar lebih dari satu formasi menunjukkan bahwa ASN tersebut memiliki kapabilitas lintas sektor dan kepercayaan diri tinggi.
“Jadi yang melamar di dua simpul jabatan itu tidak masala, karena rekam jejaknya memang lintas bidang. Itu sah dan memperkaya kompetisi,” ujarnya.
Sementara itu, terkait adanya masuknya pelamar dari luar Kota Metro, menurut Suwandi hal tersebut menunjukkan bahwa Kota Metro memiliki daya tarik dan reputasi birokrasi yang kuat.
“Kehadiran kandidat dari luar daerah ini menunjukkan bahwa Metro memiliki daya tarik karier dan reputasi birokrasi yang kuat. Mereka melihat Metro sebagai laboratorium reformasi yang hidup,” tukasnya.
Sementara itu, hingga hari terakhir pendaftaran tercatat sebanyak 6 pejabat yang mengikuti Selter Kepala Disdikbud Kota Metro.
Adapun pelamar tersebut antara lain
1.Kabag Kesra Pemkot Metro, Eka Syafrianto.
2. Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial pada BPSDM Daerah Provinsi Lampung, Dr. Agus Muhammad Septiana.
3. Pelaksana pada BPPRD Kota Metro, Edward MZ.
4. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar pada Disdikbud Kota Metro, Fezal Aferizal.
5. Kabag organisasi Pemkot Metro, Zaki Mubaroq.
6. Kepala UPTD SMP Negeri 2 Metro, Martati.
Selanjutnya, untuk peserta yang mendaftar pada Selter Kepala BKPSDM Kota Metro sebanyak 8 calon, diantaranya:
1. Kabag administrasi pembangunan Pemkot Metro, Surahman.
2. Sekretaris Disporapar Kota Metro, Al Fajar Nasution.
3.Kabid Pengembangan Perekonomian dan Pemberdayaan Masyarakat desa pada Dinas PMDT Provinsi Lampung,
Renny Maisari.
4.wakil Direktur Perencanaan, Keuangan dan Ketatausahaan UPTD RSUD Ahmad Yani Metro, Hendarto.
5. Sekretaris DKP3 Kota Metro, M. Andi
6. Sekretaris DPKP Kota Metro, Budi Dwi Radias Tanto.
7. Kepala Bidang Operasional Tibum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Kota Metro, Abu Mansur Al Maturidi.
8. Kepala DPM-PTSP Kota Metro, Ismet.
Sementara itu, untuk pendaftar pada Selter JPTP Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Metro diikuti oleh 7 kandidat pelamar. Diantaranya
1. Kabag administrasi pembangunan Pemkot Metro, Surahman.
2. Kabid Operasional Tibum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP Kota Metro, Abu Mansur Al Maturidi.
3. Wakil Direktur Pelayanan pada UPTD RSUD Ahmad Yani Metro, dr. Hasril Syahdu.
4. Sekretaris DPKP Kota Metro, Budi Dwi Radias Tanto.
5. Sekretaris Disporapar Kota Metro, Al Fajar Nasution.
6. Sekretaris pada Dinas Perdagangan Kota Metro, Dr. Kusbani.
7. Wakil Direktur Perencanaan, Keuangan dan Ketatausahaan UPTD RSUD Ahmad Yani Metro, Hendarto.(Ria Riski A.P)


















Discussion about this post