KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG. ID – Pemilik becak tenggelam di saluran irigasi Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat akhirnya ditemukan.
Korban ditemukan dalam keadaan selamat di kediaman orang tuanya di Kabupaten Lampung Timur. Adapun pemilik becak yakni Haryadi atau dikenal nama Adi.
Diketahui pemilik becak tersebut merupakan korban pencurian dengan pemberatan (Curat). Ia terpaksa pulang ke rumah orang tuanya di Kabupaten Lamtim lantaran becak miliknya dicuri maling.
Sementara di Kota Metro ia yang tinggal sebatang kara dan tidak memiliki tempat tinggal menetap. Selama ini ia tinggal berpindah-pindah dan tidur di mana saja.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro, Firdaus Saparyani, pasca penemuan becak tenggelam tersebut pihaknya terus menelusuri pemilik becak tersebut.
Pihaknya juga telah menerjunkan tim untuk melakukan pencarian di sepanjang saluran irigasi Imopuro hingga perbatasan Lamtim.
“Kami terus mencari informasi pemilik becak kepada pengemudi becak lainya.
Akhirnya kami mendapat informasi siapa pemilik becak ini,” terangnya pada Rabu 23 April 2025.
Selanjutnya pihaknya mendapatkan informasi bahwa pemilik becak tersebut berada di Kabupaten Lamtim tepatnya di Kecamatan Melaris.
Berbekal informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan penelusuran. Kemudian diketahui bahwa pemilik becak berada di rumah orang tuanya di Trans Polri Melaris, Kabupaten Lampung Timur.
”Alhamdulilah pemilik becak yang kita cari sudah ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat. Pemiliknya bernama Haryadi atau biasa dipanggil Adi. Dia pulang ke rumah orang tuanya,” katanya.
Menurutnya, berdasarkan hasil penelusuran pemilik becak tersebut telah menjadi korban pencurian. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi pada Minggu 20 April 2025 saat malam hari.
”Kami sudah ketemu dengan pemilik becak itu. Dia mengatakan kalau becaknya dicuri pada Minggu 20 April 2025 malam, kurang lebih sekitar pukul 23.00 sampai dengan pagi,” paparnya.
Selanjutnya berdasarkan keterangan pemilik becak tersebut, saat kejadian ia sedang tertidur lelap di kursi teras Kantor Dinas Pekerjaan Umum.
”Saat itu dia ini sedang tidur di teras Kantor Dinas PU disamping. Dia tidur di situ, karena memang dia ini tidak punya rumah, dan tidak ada keluarga di Metro. Dia itu masih lajang,” ungkapnya.
Karena hujan deras, lanjutnya, pemilik becak yang tertidur lelap, tidak mengetahui kalau becaknya telah raib dibawa pencuri.
“Malam itu hujan deras, sehingga dia tertidur pulas. Nah ketika bangun tidur sekitar subuh itu, becaknya sudah tidak ada lagi,” jelasnya.
Padahal ada beberapa uang hasil kerja kerasnya ia simpan di dalam boks becak tersebut. Namun semuanya telah raib dibawa pencuri.
Selanjutnya, ia memutuskan untuk pulang ke kampung orang tuanya di Kabupaten Lamtim.
Saat pulang, ia bertemu dengan temannya yang juga pengemudi gojek dan diantarkan ke Lamtim.
”Karena bingung, dia akhirnya pulang ke rumah orang tuanya di Melaris, Lamtim,” tutupnya.
Sebelumnya diketahui, warga Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat digegerkan dengan penemuan becak tenggelam di saluran irigasi setempat.
Warga pun akhirnya menghubungi pihak BPBD Kota Metro untuk melakukan pencarian di saluran irigasi setempat hingga perbatasan Lamtim.
Sayangnya, hingga sore hari pencarian dengan menggunakan perahu karet dan terjun langsung ke irigasi tidak membuahkan hasil.
Akhirnya BPBD Kota Metro menghentikan proses pencarian. Kendati begitu, BPBD Kota Metro telah berkoordinasi dengan BPBD Lamtim untuk melakukan pencarian.
Hingga akhirnya pemilik becak tenggelam ditemukan dalam keadaan selamat. Ia ditemukan di wilayah Kabupaten Lamtim karena menjadi korban pencurian. (Ria Riski A.P)


















Discussion about this post