TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pasar Kabupaten mencapai Rp 600 Juta di tahun 2020 ini.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperindag Tubaba Khairul Amri, saat dikonfirmasi Translampung.com diruangan kerjanya pada Rabu (19/02/2020) pukul 10.44 Wib.
“Tahun 2020 ini, kita telah melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama pihak ketiga, untuk mengelola Pasar Kabupaten Tubaba, dengan perjanjian dan target Rp 600 Juta per tahunnya,” kata Khairul.
Di Tahun 2018 kebawah, lanjutnya, PAD dari Pasar Kabupaten yakni Pasar Panaragan Jaya, Mulya Asri, dan Dayamurni, hanya mencapai Rp 230 Juta pertahun, yang dikelola oleh pihak ketiga. Sehingga di tahun 2018 akhir, saya bersama UPTD memutuskan untuk mengelola Pasar tanpa pihak ketiga, selama satu tahun yakni 2019 mencapai penghasilan lebih dari Rp 600 Juta. Dan di tahun 2020 ini, ada pihak ketiga menawarkan untuk bekerjasama dengan target MoU tersebut, dan kita setujui.
“Adapun pendapatan PAD dari Pasar itu, yakni berasal dari Sewa Toko dan Salar Pasar, sehingga dengan data kita di tahun 2019, maka tentunya Optimis target 2020 ini bisa tercapai,” imbuhnya. (D/R)

















Discussion about this post