PROSESI PELANTIKAN: Bupati M. Saleh Asnawi mengukuhkan Pengurus TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2025-2030 di GSG Islamic Center Kotaagung, Jumat 914/3/2025). (Foto-foto: DISKOMINFOSANDI TANGGAMUS)
translampung.id, TANGGAMUS – Bupati Tanggamus Drs. H. Mohammad Saleh Asnawi berharap Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanggamus selalu berkomitmen untuk bersinergi dengan program pemerintah. Terlebih, TP PKK Kabupaten Tanggamus harus mampu mengejawantahkan 10 program pokok PKK selaras dengan Gerakan “Budaya Kerja Jalan Lurus”.
Harapan tersebut disampaikan Bupati M. Saleh Asnawi saat agenda Pengukuhan Ketua dan Pengurus TP PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2025-2030 di gedung serba guna Islamic Center Kotaagung, Kecamatan Kotaagung, pada Jumat (14/3/2025).
Bupati Tanggamus M. Saleh Asnawi mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat dan sukses kepada para bapak/ibu yang baru saja dikukuhkan sebagai Pengurus Tim Penggerak PKK dan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2025-2030.
“Besar harapan saya, bapak/ibu sekalian ikhlas untuk mengemban amanah yang telah dipercayakan. Saya yakin, bapak/ibu mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Saya sampaikan juga terima kasih mendalam kepada para pengurus lama yang telah mendarma-baktikan diri di TP-PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus pada kurun waktu 2023-2025. Semoga atas segala amal baik, pengabdian tulus, dan segala prestasi yang diraih, Allah SWT melimpahkan pahala kepada pengurus yang lama,” ujar bupati.
PKK dan dekranasda, kata Bupati M. Saleh Asnawi, merupakan gerakan yang muncul dan tumbuh dari bawah, di mana para ibu sebagai penggeraknya. Tujuan utama gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera. Dalam artian, keluarga yang mampu menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara kemajuan lahir dan batin.
Keluarga harus diupayakan menjadi sejahtera, karena keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai arti besar dalam proses pembangunan. Apabila semua keluarga sudah dapat mewujudkan tata kehidupan dan penghidupannya yang sejahtera dan harmonis, Saleh Asnawi meyakini, akan berimplikasi positif pada terwujudnya masyarakat Tanggamus yang sejahtera.
“Pun demikian, tantangan kita hari ini adalah bagaimana eksistensi PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus harus tetap terjaga. PKK dengan 10 program pokoknya, merupakan kekuatan strategis dalam keluarga, dan mitra pemerintah daerah dalam menjalankan program-program. Terutama program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. PKK menjadi mitra efektif dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia, pencegahan stunting, tumbuh-kembang anak dan balita, sampai dengan upaya memberi perhatian pada ibu hamil dan menyusui serta pemberdayaan ekonomi keluarga,” terang bupati yang akrab disapa bang haji itu.
Sebagaimana budaya yang baru saja diterapkan di Kabupaten Tanggamus, yaitu Budaya Kerja Jalan Lurus, maka bupati menginstruksikan agar visi, misi, dan program PKK juga harus sejalan dengan budaya tersebut. Yaitu terwujudnya keluarga sejahtera dalam upaya menuju masyarakat madani yang maju, mandiri, demokratis, partisipatif, dan sadar hukum.
Dengan visi tersebut, menurut bupati, setiap keluarga disadarkan akan perannya untuk ikut mewujudkan masyarakat madani, melalui pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat akan terwujud bila ada upaya untuk memberdayakan keluarga. Hal itu penting dan mulia, karena akan menghasilkan kemandirian keluarga. Sehingga bagi pengurus baru Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus, bupati berharap, agar terus memotivasi, membimbing, dan membina TP PKK pada semua tingkatan, dari kabupaten, kecamatan sampai pekon (desa).
“Oleh karena itu, saya berharap kepada Ketua dan Pengurus TP PKK dan Dekranasda Kabuparen Tanggamus yang baru dikukuhkan, untuk dapat melanjutkan tugas mewujudkan visi-misi Gerakan Pokok PKK yang sejalan dengan Gerakan Budaya Kerja Jalan Lurus. Pengurus TP PKK dan Dekranasda Tanggamus yang baru, harus segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya. Segera susun program kerja yang akan dijalankan, pelajari aturan-aturan maupun hal-hal yang terkait dengan pedoman kerja, serta selalu menjadi pelopor di tengah masyarakat untuk memberikan amal baktinya kepada seluruh masyarakat,” pinta Saleh Asnawi.
Dalam laporannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2025-2023, Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh Asnawi, M.Pd. mengatakan, Pengurus Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus yang dikukuhkan berjumlah 40 orang. Terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Ketua Bidang, sampai dengan Kelompok Kerja (Pokja).
“Dari 40 orang tersebut, mayoritas adalah ibu-ibu. Karena memang seperti kita tahu, PKK merupakan organisasinya ibu-ibu, yaitu organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan perempuan untuk turut berpartisipasi didalam pembangunan. Pun demikian, tetap ada sebagian kecil pengurus dan anggota yang juga bapak-bapak,” kata Siti Mahmudah.
Pergantian kepengurusan di dalam suatu organisasi, dia menyebutkan, adalah hal yang biasa. Baik disebabkan oleh karena adanya perpindahan tempat tugas, alih tugas, maupun perubahan struktur pada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, dalam artian sejumlah pengurus merupakan pejabat atau istri pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten, atau karena berakhirnya masa jabatan kepengurusan yang lama.
“Saya mengharapkan kepada seluruh rekan-rekan pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Tanggamus yang hari ini dikukuhkan, agar dapat bekerja sama mewujudkan tujuan PKK yang mulia. Sehingga kesejahteraan dan kemajuan keluarga di Kabupaten Tanggamus dapat tercapai. Untuk itu kepada rekan-rekan pengurus, mari kita ciptakan program dan kegiatan yang penuh kreasi atau inovasi, terutama yang dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga melalui para kader PKK khususnya dan pemberdayaan perempuan pada umumnya,” ajak Siti Mahmudah.
Dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK, istri Bupati Tanggamus itu juga berharap kepada seluruh jajaran Tim Penggerak PKK di segala tingkatan, mulai dari PKK kabupaten, PKK kecamatan, sampai PKK pekon (desa), untuk tidak pernah merasa berat dan terbebani. Sebab, dalam melaksanakan tugas, apapun itu, kadang kala pasti menemui permasalahan dan kendala. Dan itu harus dihadapi.
“Jika hal tersebut terjadi, maka carilah selalu peluang. Sebab pada hakikatnya, tidak ada permasalahan yang tidak bisa dipecahkan. Dengan demikian, gerakan PKK juga harus bersifat fleksibel, harus cepat menyesuaikan keadaan dan permasalahan yang dihadapi,” imbau Siti Mahmudah.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2025-2030 itu juga mengucapkan selamat atas dikukuhkannya TP PKK dan dekranasda oleh Bupati Tanggamus. Sekali lagi ia menekankan harapannya, agar seluruh pengurus yang baru saja dilantik, dapat melaksanakan tugas dengan baik dan menyesuaikan dengan tugasnya masing-masing. Terlebih membantu Siti Mahmudah sebagai ketua, untuk bersama-sama menyusun program kerja dan kegiatan, yang akan dilaksanakan dan dikerjakan bersama-sama.
Hadir dalam pengukuhan Pengurus TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanggamus itu, Sekretaris Daerah Ir. Suaidi, M.M., Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, S.E., M.Kes., perwakilan PKK Persit Kartika Candra, dan perwakilan PKK Bhayangkari. Lalu Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW), serta Ketua Ikada Iin Ariska Setyo Utomo bersama anggota. (ayp)

























Discussion about this post