PANARAGAN (translampung.ID)–Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menggelar kegiatan pembukaan program Baitul Arqom di Tiyuh (Desa) Totokaton, Kecamatan Batu Putih. kabupaten setempat Sabtu 14 September 2024.
Kegiatan tersebut.bersamaan melakukan pengkaderan bagi Pimpinan dan Unsur Pembantu Pimpinan Muhammadiyah di Tiyh setempat. Acara berlangsung selama dua hari, sejak tanggal 14 hingga 16 September 2024 diikuti oleh 61 peserta dari perwakilan Majelis dan Lembaga serta Pimpinan.
Menurut Sekretaris Majelis pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung. Andi Februdin mengatakan. Program tersebut bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan serta wawasan keagamaan bermuhammadiyah kepada para kader
“Pengkaderan ini sangat penting untuk membentuk karakter dan pemahaman yang kuat bagi para kader, agar mampu menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi positif dilingkungan masyarakat” Kata Andi Februdin.
Sementara Ketua PDM Tubaba, Susilo Aris Nugroho memaparkan, pentingnya Baitul Arqom dilakukan sebagai program utama untuk konsolidasi ideologi agar semua pimpinan di semua tingkatan mempunyai kesamaan langkah dan pikir dalam menjalankan gerak persyarikatan.
“Tantangan muhammadiyah di Tubaba ini semakin berat, dan itu bisa dihadapi dengan kesungguhan dan satu pandangan kebersamaan dari semua pimpinan di semua lini. Maka Baitul Arqom akan diharapkan membentuk kepribadian yang mempunyai semangat bermuhammadiyah” Terang Susilo Aris Nugroho.
Sementara itu Wawan Herdianto, selaku Sekretaris
Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKDSI) Tubaba mendampingi Ketua Wildan Hartanto, mengatakan. Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi, termasuk pelatihan manajemen organisasi, diskusi tentang nilai-nilai Muhammadiyah, serta praktik kepemimpinan. Selain itu, juga diadakan sesi tanya jawab dan sharing pengalaman antara pembicara dan peserta untuk meningkatkan interaksi dan pemahaman materi.
“Kami ingin kader-kader ini tidak hanya menjadi pemimpin di dalam organisasi, tetapi juga menjadi penggerak di lingkungan masyarakat dengan menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari” Ungkap Wawan.
Berdasar pantauan translampung.ID, hadir pada kegiatan tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Jajaran Pleno PDM, PD Aisyiyah, PD Nasyiatul Aisyiyah Tubaba, Kepala Tiyuh Totokaton, Bhabinkamtibmas Totokaton, Pimpinan Anak Cabang Nahdlatul Ulama beserta GP Ansor Batu Putih dan tamu undangan. (Dirman)



















Discussion about this post