translampung.id, TANGGAMUS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus, Polda Lampung sukses mengungkap 20 tindak pidana dengan 32 tersangka berikut beragam barang bukti. Pengungkapan hasil kerja keras aparat setempat kurun waktu Januari hingga Februari 2024.
Prestasi Polres Tanggamus bersama polsek jajaran tersebut, terungkap melalui konferensi pers yang dipimpin Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si. didampingi Wakapolres Komisaris Polisi (Kompol) Agung Ferdika, S.H., M.H., Kabag Ops Komisaris Polisi Samsuri, S.H., M.H., Kasat Reskrim Inspektur Satu (Iptu) Muhammad Jihad fajar Balman, dan Kasi Humas Ajun Komisaris Polisi (AKP) M. Yusuf, S.H., pada Kamis (7/3/2024) di mapolres setempat.
Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser menerangkan, pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) pada Januari 2024 sebanyak 5 kasus dengan 8 tersangka dan Februari 2024 sebanyak 3 kasus dengan 3 tersangka. Locus (tempat kejadian perkara) 5 kasus curat pada Januari 2024, antara lain di Masjid At Taqwa Pekon (Desa) Batukeramat, Kecamatan Kotaagung Timur, tempus (waktu) pengungkapan pada 2 Januari 2024. TKP di Pekon Dadirejo, Kecamatan Wonosobo, diungkap 4 Januari 2024. TKP di Pekon Negarabatin, Kecamatan Kotaagung Barat, diuangkap 7 Januari 2024. TKP di Toko Jhon Yakub Pekon Sukarame, Kecamatan Talangpadang, diungkap 14 Januari 2024. Dan TKP di Dusun Sinar Jaya, Pekon Tanjung Heran, Kecamatan Pugung, diungkap pada 16 Januari 2024.
”Pengungkapan 3 kasus curat selama Februari 2024, TKP-nya antara lain di Pekon Suka Merindu, Kecamatan Talangpadang, diungkap pada 1 Februari 2024. TKP di Pekon Sukarame, Kecamatan Talangpadang diungkap pada 5 Februari 2024. TKP di Dusun Jati Mulyo, Pekon Tanjung Baru, Kecamatan Ulubelu diungkap 22 Februari 2024. Dari ungkap kasus curat Januari sampai Februari tersebut, kami mengamankan 11 tersangka berikut beragam barang bukti,” kata mantan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru itu.
Perwira yang juga pernah menjabat Kapolsek Setia Budi, Polda Metro Jaya (PMJ) itu menyambung dengan keberhasilan ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Yaitu 2 kasus curas dengan dua tersangka pada Januari 2024 dan 5 kasus curas dengan 6 tersangka pada Februari 2024.
Locus curas adalah di jalan umum Pekon Ketapang, Kecamatan Limau diungkap 8 Januari 2024. Kemudian di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Kagungan, Kecamatan Kotaagung Timur, diungkap pada 22 Januari 2024.
”Pada Februari 2024, locus lima kasus curas yaitu di jalan raya Pekon Way Kerap, Kecamatan Semaka; Pekon Banyu Urip, Kecamatan Wonosobo; jalan umum Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo; di area Pasar Pangkul Pekon Kunyayan, Kecamatan Wonosobo. Khusus pada keempat kasus curas ini, kami berhasil mengungkap para pelakunya pada tanggal 9 Februari 2024. Kemudian TKP curas di jalan umum area perkebunan karet Pekon Tangkit Serdang, Kecamatan Pugung berhasil diungkap 13 Februari 2024,” kata mantan Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara itu.
Berikutnya adalah pengungkapan satu tindak pidana pencabulan yang ber-TKP di Pantai Saumil Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo, pada tanggal 18 Januari 2024 dengan satu tersangka. Satu kasus pencurian ber-TKP di Pekon Pardasuka, Kecamatan Kotaagung, dengan satu tersangka, diungkap pada 25 Januari 2024.
”Ada juga pengungkapan satu kasus perjudian pada 30 Januari 2024 dengan 5 tersangka yang ber-TKP di Dusun Way Jelai Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Kotaagung. Sementara pada Februari 2024 tepatnya 3 Februari, diungkap juga satu kasus perjudian dengan 3 tersangka, yang ber-TKP di Desa Way Halom, Kecamatan Gunung Alip,” terang kapolres.
Masih kurun Februari 2024, Satreskrim Polres Tanggamus beserta polsek jajaran juga mengungkap satu kasus pelanggaran Undang-Undang Migas dengan satu tersangka pada 6 Februari 2024.
”Dalam pengungkapan kasus-kasus pada Januari 2024, barang bukti yang berhasil kami amankan antara lain 7 unit sepeda motor, 11 unit handphone, dan 1 bilah senjata tajam (sajam). Barang bukti pada Februari 2024 antara lain 6 unit sepeda motor, 3 unit handphone, 1 bilah sajam, 1 unit mobil, dan 13 buah jeriken BBM,” beber kapolres.
JAGA KAMTIBMAS JELANG RAMADHAN, KAPOLRES OPTIMALKAN PATROLI LOCUS DAN TEMPUS RAWAN KEJAHATAN
PADA kesempatan yang sama, Kapolres Tanggamus AKBP Rinaldo Aser mengucapkan kepada seluruh umat Islam yang sedang bersiap menunaikan ibadah Puasa Ramadan. Kapolres menungkapkan, Polres Tanggamus beserta polsek jajaran akan mengerahkan segala daya dan upaya untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh warga Tanggamus.
”Kebetulan sebelum kita laksanakan press release ini, tadi kami juga baru selesai melaksanakan video conference (vicon) untuk membahas tindakan antisipatif dan preventif gangguan kamtibmas khususnya selama Ramadan di wilayah hukum Polres Tanggamus,” ujar kapolres.
Seperti diketahui bersama, kata kapolres, bahwa ada aktivitas dan rutinitas khusus yang dilakukan setiap bulan Ramadan. Misalnya rutinitas usai salat Subuh, salat Tarawih di masjid-masjid, bahkan sampai berburu takjil. Pada momen Ramadan seperti ini, biasanya warga kerap meninggalkan rumah untuk beribadah di masjid. Sehingga berpotensi terjadi tindak kejahatan.
”Nah untuk mengantisipasi segala ganguan kamtibmas selama Ramadan, kami dari Polres Tanggamus sudah membagi lokasi dan tugas pengamanan (mapping). Dalam hal ini, pengamanan serta pencegahan kejahatan menjadi tugas utama polsek jajaran. Namun di-back up juga oleh Satuan Samapta Bhayangkara (Satsabhara) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanggamus. Kami juga mengimbau seluruh kepala pekon dan lurah untuk mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), karena tanpa peran aktif masyarakat kemampuan kami pastinya terbatas,” tutur kapolres.
Dia juga menambahkan, Polres Tanggamus bersama polsek jajaran, dalam hal ini personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), harus mengoptimalkan patroli secara khusus pada waktu-waktu rawan terjadinya tindak kejahatan. Sebab berdasarkan analisis kejadian yang sudah-sudah, aparat keamanan telah memahami waktu dan lokasi rawan kejahatan.
”Sehingga kami akan kerahkan segala daya dan upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat. Secara khusus kepada umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa dan aktivitas lainnya selama Ramadan tahun ini,” tandas pimpinan Korps Bhayangkara di Bumi Begawi Jejama itu. (ayp)

















Discussion about this post