PANARAGAN (translampung.id) –Terhitung sejak oktober 2023 beban hutang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, untuk pembangunan pasar modern pulung kencana dan Tiga ruas jalan, dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Lunas.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba. Mirza Irawan, saat dijumpai translampung.id diruang kerjanya senin (30/10/2023).
Menurutnya, pinjaman pertama Pemkab Tubaba terhadap PT.SMI untuk pembangunan Tiga ruas jalan sebesar Rp. 48,6 miliar, dan yang kedua pinjaman untuk pasar modern pulung kencana sebesar Rp.76,5 miliar.
“Alhamdulillah tahun ini untuk kedua pinjaman tersebut sudah lunas, terhitung sejak bulan Oktober tahun 2023 ini.” Kata Mirza.
Kendati demikian, pemkab tubaba tetap memiliki beban pinjaman melalui Program pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2020 sebesar Rp.24,4 miliar, yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan, jalan usaha tani, dan bank sampah.
“Sisa pokok pinjamannya sampai dengan akhir Oktober ini sebesar Rp.19,9 miliar tanpa bunga, artinya, hanya pokok pinjaman saja. Itu terhitung selama 7 tahun, sampai dengan tahun 2027” Paparnya.
Kemudian pinjaman PEN di Tahun 2021
sebesar Rp.52,9 miliar, juga digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Namun selain ada pokok pinjaman, yang tersisa sebesar Rp.44, 7 miliar, juga ada beban bunga sebesar 6,19 persen sekitar Rp.8,4 miliar, terhitung selama 8 tahun, sampai dengan tahun 2029 mendatang.
“Semenjak kita lakukan pinjaman PEN dari tahun 2020 itu semua sudah mulai diangsur” Jelasnya.
Kata dia, jika di total secara keseluruhan jumlah sisa pokok pinjaman ditambah dengan sisa bunga pada pinjaman PEN, hingga saat ini pemkab masih memiliki kewajiban dengan PT. SMI sebesar Rp.73,2 miliar. Itu total keseluruhan dari tahun 2020 dan 2021.(D/r).



















Discussion about this post