KOTABUMI – Mendapat informasi jika ratusan rumah di Kabupaten Lampung Utara(Lampura) terendam banjir, Hi Aprozi Alam pulang kampung. Putra asli Lampura ini mengaku sempat shook atas informasi itu.
” Tadi malam saya mendapat telepon kalau di Kotabumi Lampung Utara dilanda banjir. Subuh hari ini (jum’at, 10 Maret 2023, Red) saya langsung mempersiapkan bantuan buat saudara – saudara saya di Kotabumi,” ujar Aprozi Alam.

Adapun bantuan yang akan diberikan berupa perahu karet, tim penyelam berikut peralatannya, bahan pokok sepert beras minyak goreng, mie instan, gula pasir dan sembako lainnya. Serta mobil ambulance yang standby dilokasi.
” Alhamdullilah dengan empat jam kita siap langsung menuju kotabumi lampung utara. Mudah-mudahan tim dapat bekerja secara maksimal mengantarkan kebutuhan makanan bagi saudara2 kita yang terdampak musibah,” imbuhnya.

Dikatakannya, bantuan pribadi Aprozi alam yang disampaikan kepada masyarakat tersebut, jumlahnya tidak seberapa namun diharapkan dapat membantu merinankan beban masyarakat Lampung Utara yang terkena musibah banjir
“Untuk tahap pertama, akan kita turunkan 1000 paket sembako, ambulance dan tim penyelam berikut peralatannya,” ungkap Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Lampung Aprozi Alam ini.

Calon anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) II Lampung pada Pemilu 2024, menambahkan, untuk tim penyelam dan perahu karet akan standby di lokasi banjir hingga surut.
Adapun sejumlah titik yang akan dikunjungi yakni Kelurahan Kotabumi Udik, Kotabumi Pasar, Sribasuki, Gapura, dan kelurahan Kota Alam dan lain lainnya

“Sasaran utama kita yakni warga terdampak banjir yang bermukim di Kali Pasir(Kotabumi Udik), Tanahmiring dan Rawakarya(Kota Alam, baru selanjutnya ke titik lain yang ada di Lampung Utara,” ungkap tokoh muda berkarya Lampura ini.

Diketahui hujan deras yang mengguyur Lampura sejak Sabtu (9/3/2023) mengakibatkan banjir yang hampir di seluruh kecamatan di Lampura. Bahkan, banjir tersebut telah menelan korban jiwa, satu anak meninggal dunia akibat banjir. Kemudian, satu jembatan di kecamatan Abung Selatan terputus, dan terjadi bencana longsor pada sejumlah titik di wilayah kecamatan Bukiitkemuning.(ek)

















Discussion about this post