TRANSLAMPUNG.ID, METRO – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Metro melakukan jemput bola ke masyarakat dalam merealisasikan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pasalnya, Disdukcapil menargetkan 35 ribuan penduduk di Bumi Sai Wawai dapat memiliki IKD tahun 2023.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Metro Maria Fitri Jayasinga melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Syaripuddin, Jumat (24/2/2023).
Ia mengatakan, IKD tersebut dilakukan dalam rangka mendukung target Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) yang menentukan 50 juta penduduk Indonesia memiliki IKD atau sekitar 25 persen dari penduduk Indonesia di tahun 2023. Karenanya pihaknya melakukan jemput bola ke masyarakat baik di sekolah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, dan lokasi lainnya.
“Dari Januari kita intens lakukan sosialisasi. Hingga saat ini sudah ada sekitar 4 ribuan warga Metro yang memiliki IKD. Karena tak hanya ASN saja, tetapi juga lapisan masyarakat umum,” ujarnya, Jumat (24/2/2023).
Ia menjelaskan, saat sosialisasi IKD di masyarakat, warga yang KTPnya sudah rusak, atau hilang, diarahkan untuk mengaktivasi IKD tersebut. Namun, untuk warga yang memasuki usia 17 tahun, atau baru membuat KTP, akan tetap dibuatkan KTP fisik sekaligus dibuatkan IKD. “Jadi mereka punya dua, IKD dan e- KTP. Secara perlahan, kita imbau masyarakat untuk beralih ke IKD,” ungkapnya.
Menurutnya, bagi warga yang tidak memiliki smartphone android, maupun warga yang sudah sepuh, pihaknya masih tetap akan mencetak E-KTP secara fisik.
“Disdukcapil tetap memberikan pelayanan pembuatan identitas digital ini secara bertahap. Yang belum punya handphone, atau warga yang sudah sepuh, tetap kita layani dengan bentuk fisik dan pelayanan manual,” jelasnya.
Sementara itu, lanjutnya, bagi masyarakat yang ingin memiliki IKD syaratnya warna sudah pernah melakukan perekaman E-KTP. Kemudian menyiapkan Nomor Induk Kependudukan, memiliki smartphone android, email aktif, dan nomor handphone.
Dalam IKD tersebut, tambah Syarifudin, akan langsung ditampilkan Kartu Keluarga (KK), NPWP, Kepemilikan Kendaraan, data Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan kartu vaksinasi Covid-19. “Aplikasi ini terus diperbaharui untuk memaksimalkan penggunaannya,” katanya.
Ia menambahkan, untuk blanko e-KTP masih tersedia di Disdukcapil Kota Metro. Namun, pencetakan e-KTP diprioritaskan bagi warga pemula atau warga yang baru membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Pelajar yang sudah cukup umur untuk membuat KTP, itu yang kita utamakan. Kalau yang hilang atau rusak, kita alihkan ke IKD,” tukasnya.(ria)


















Discussion about this post