PANARAGAN (translampung.id)–Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, kian merajalela seiring meningkatnya curah hujan di Kabupaten setempat pada bulan November dan Desember 2022 ini.
Betapa tidak, penyakit yang mudah menular melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus tersebut, dalam sepekan terakhir telah berhasil menyerang sejumlah warga setempat sampai harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) bahkan harus di rujuk ke Rumah Sakit luar daerah.
Seperti dikatakan Dedi, warga Brebes Tiyuh (Desa) Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), bahwa di wilayahnya telah banyak yang terkena DBD termasuk ibunya.
“Ibu saya Maryati (57) sudah 5 hari ini dirawat di RSUD Tubaba lantaran terkena DBD, dan siang ini dirujuk ke RS Yukum di Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, karena kondisinya masih belum juga membaik.” Kata Dedi, saat dikonfirmasi translampung.id, Minggu (04/12/2022) pukul 13.00 Wib.
Menurutnya, sejumlah tetangga di sekitarnya pun telah banyak yang terjangkit dan mengalami demam atau gejala DBD tersebut.
“Kalau fogging sudah dilakukan pada hari Kamis lalu di wilayah yang terkonfirmasi DBD.” Jelasnya.
Terpisah, menurut Risman, yang anaknya juga terkena DBD di Tiyuh Panaragan dan harus dilakukan rawat inap, berharap agar Dinas Kesehatan setempat dapat gencar melakukan pencegahan terhadap penyakit DBD tersebut.
“Untuk mengatasi DBD ini kan bukan hanya fogging, bisa juga seperti dengan menaburkan bubuk larvasida atau lainnya sebagai upaya pencegahan, sehingga saya berharap jajaran Dinas Kesehatan Tubaba juga dapat bergerak aktif bersama masyarakat dalam penanganan DBD.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post