PANARAGAN (translampung.id)– Sebagai upaya menekan angka stunting dan menambah pendapatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, telah meluncurkan program Keluarga Nenemo Mandiri Pangan.
Program Inovasi dari Pj.Bupati Tubaba tersebut, memfokuskan pada tiga aspek yang disebut 3K, yaitu kandang, kolam dan kebun (3K).
“Program ini mendorong agar masyarakat dapat menjalani usaha dalam tiga aspek tersebut, yang mana program ini akan digencarkan atau dimaksimalkan tahun 2023 mendatang.” Kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Tubaba, melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Bonaji, saat dikonfirmasi translampung.id, Kamis (27/10/2022).
Dalam pelaksanaan program ini, Dinas Ketahanan Pangan sebagai koordinator bekerjasama dengan TP-PKK Kabupaten dan Dinas-dinas terkait seperti Dinas Peternakan, Pertanian, dan Perikanan.
“Sebagai garda terdepan, Kelompok Wanita Tani (KWT) akan menjadi sasaran utama pelaksanaan program tersebut. Kita akan memberikan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat dan juga memberikan pendampingan.” Katanya.
Menurutnya, sebenarnya di tahun 2022 ini, pihaknya telah memulai sosialisasi tentang program tersebut kepada masyarakat.
“Sebagai upaya pemerintah dalam menjalankan program ini, nantinya akan ada juga sejumlah bantuan yang diberikan kepada masyarakat, misalnya bibit. Sehingga, masyarakat benar-benar diminta serius dan mendukung pelaksanaan program Keluarga Nenemo Mandiri Pangan ini.” Terangnya.
Kata dia, nantinya dalam hal aspek kebun, masyarakat lebih diarahkan untuk menanam jenis sayuran dan tanaman yang dapat menjadi obat-obatan tradisional seperti jahe, kunyit, dan lainnya. Sementara untuk kandang, diarahkan pada ternak Sapi atau Unggas. Adapun kolam, diarahkan untuk membuat kolam sederhana dengan di isi jenis ikan lele.
“Masyarakat dapat melaksanakan program ini secara sederhana, tidak harus memerlukan lahan luas atau modal besar. Kita berharap melalui program ini akan mampu menambah penghasilan masyarakat, menurunkan angka stunting atau kurang gizi, dan membuat keluarga itu benar-benar mandiri kedepannya,.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post